Jakarta, TopBusiness—Dua anak usaha PT Indika Energy, Tbk., telah mendapatkan kredit dari Bank DBS Indonesia. Mereka adalah Karingau Gapura Terminal Energi (KGTE) dan Interport Mandiri Utama (IMU). Dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham akhir pekan kemarin, Sekretaris Perusahaan Indika Energy, Adi Pramono, menjelaskan bahwa perjanjian kredit tersebut telah berlangsung di 20 September 2023.
Perjanjian fasilitas antara KGTE dengan Bank DBS Indonesia bernilai hingga sebesar US$50.000.000, dan merupakan perjanjian fasilitas, dengan jangka waktu 3,5 tahun sejak penandatanganan perjanjian itu.
Fasilitas tersebut akan digunakan oleh KGTE untuk pembayaran atas fasilitas term loan sindikasi KGTE.
Adi pun menjelaskan bahwa perjanjian jaminan korporasi antara IMU dengan bank tersebut merupakan jaminan atas perjanjian fasilitas.
IMU dan KGTE adalah anak perusahaan yang dimiliki 100% oleh Indika Energy secara tidak langsung.
“Transaksi ini tidak berdampak material, namun akan meningkatkan likuiditas keuangan Indika Energy,” kata Adi.
