Jakarta, TopBusiness—Bisnis yang terkait dengan media digital berkemungkinan berprospek bagus dalam beberapa puluh tahun mendatang. Hal itu berdasarkan perhitungan fengsui. “Contoh bisnis yang seperti itu ada banyak,” kata Cun Cun, konsultan fengsui dari Chinesemetaphysics, di Jakarta akhir pekan kemarin.
Bisnis yang terkait dengan media sosial seperti Instagram, TikTok,dan media sosial lainnya, termasuk dalam kelompok yang bisa berprospek bagus dalam beberapa tahun ke depan.
Bagaimana dengan bisnis media jurnalistik digital? “Itu termasuk kelompok media digital. Maka prospeknya pun berkemungkinan untuk bagus,” kata Cun Cun.
Cun Cun yang mantan profesional sektor migas itu pun memprediksi adanya sektor bisnis yang bisa melambat dalam beberapa tahun mendatang. Satu contohnya adalah bisnis properti. “Kita pun mengetahui bersama bahwa, beberapa tahun belakangan, sektor properti cenderung stagnan, bukan?”
Ia pun berkata bahwa kini, minat kalangan korporasi untuk menggunakan kalkulasi fengsui dalam bisnis, semakin naik. “Saya sering menjadi konsultan fengsui untuk sejumlah cabang di sebuah bank nasional.”
Ia pun memberi sebuah catatan penting. Yakni bahwa, sejatinya, fengsui yang merupakan ilmu keseimbangan energi dalam dimensi ruang, merupakan bagian dari metafisika Tiongkok. “Kalau diibaratkan badan manusia, maka fengsui itu adalah sebuah organ seperti paru-paru. Jadi, fengsui adalah bagian dari sesuatu hal yang lebih komprehensif yakni metafisika Tiongkok.”
Fengsui terbagi atas dua aliran. “Yaitu san he dan san yuan yang kini lebih populer,” kata Cun Cun.
Adapun metafisika Tiongkok terbagi atas beberapa. Yaitu qimendunjia, bazi, fengsui, yijing (spiritual dan aura wajah/tangan), akupuntur, dan tong shu (pemilihan tanggal dan hari).
