TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Mungkin akan Lanjutkan Pelemahan

Agus Haryanto
4 October 2023 | 04:34
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, mungkin akan melanjutkan pelemahan.

Penelitian Harian Samuel, Rabu, 4 Oktober 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, memperlihatkan judul IHSG mungkin akan melemah lebih lanjut hari ini.

Saham AS ditutup melemah pada Selasa (10/3). Dow Jones -1,29%, diikuti S&P 500 1,37% dan Nasdaq 1,87%. Saham-saham anjlok karena imbal hasil Treasury mencapai level tertinggi sejak tahun 2007, meningkatkan kekhawatiran bahwa suku bunga yang lebih tinggi akan membekukan pasar perumahan dan mendorong perekonomian ke dalam resesi.

Pasar komoditas sebagian besar ditutup melemah. Minyak WTI +0,91% ke USD 89,4/bbl, sebaliknya batu bara -3,13% ke USD 149,6/ton, juga nikel 0,81% ke USD 18,692, CPO 1,06% ke MYR 3.707, dan emas 0,29% ke USD 1,839/toz.

Pasar Asia ditutup melemah pada Selasa (10/3). Nikkei -1,64%, dan Hang Seng 2,69%, namun Shanghai +0,11%.

IHSG menutup sesi kemarin di level 6.940,8 (-0,30%), dengan investor asing mencatatkan net buy keseluruhan sebesar Rp 170,4 miliar; Rp148,6 miliar di pasar reguler, dan Rp21,8 miliar di pasar negosiasi. Net buy asing terbesar di pasar reguler dicatatkan BBNI (Rp 162,5 miliar), disusul BBCA (Rp 158,9 miliar), dan FILM (Rp 121,2 miliar). Foreign outflow terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh UNTR (Rp 88,8 miliar), disusul GOTO (Rp 66 miliar), dan ASII (Rp 55,2 miliar). Top lead mover adalah BBCA, AMMN, dan BBRI, sedangkan top lagging mover adalah SMMA, BYAN, dan ADRO.

NIKKEI pagi ini melemah 1,54%, sedangkan KOSPI -1,19%. “Kami perkirakan IHSG akan melemah hari ini, mengingat sentimen negatif dari pasar global dan regional,” demikian isi laporan.

BACA JUGA:   Awal Pekan, Investor Layak Buru Saham Ini
Tags: ihsgindeks
Previous Post

Dialog untuk Majukan Kerja Sama Energi Terbarukan antara Indonesia dan Tiongkok

Next Post

Aturan Baru, Lisensi Logo KAN untuk Tingkatkan Kepercayaan dan Transparansi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR