Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG ditutup naik 0,04% kemarin, dan disertai dengan net buy asing ~28 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBNI, ASII, TLKM, AMRT, dan UNTR.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, hari ini IHSG masih akan bergerak sideways di range 6870-6940. “Dengan Support IHSG di level 6850-6870 dan Resist IHSG di kisaran 6920-6940,” kata dia, Jakarta, Selasa (10/10/2023).
Wall Street mencatat kenaikan. Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,59%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik sebesar 0,63%, sementara indeks Nasdaq turut menguat 0,39%. Futures minyak mentah WTI naik 4,3% ditutup di level $86,38 per barel.
Seluruh sektor mencatat kenaikan, dipimpin oleh kenaikan di sektor energi dan industri yang masing-masing menguat 3,5% dan 1,6%.
Halliburton mencatat kenaikan tertinggi di sektor energi, naik 6,8%. Lockheed Martin dan Northrop Grumman masing-masing menguat 8,9% dan 11,4%.
Bursa Asia Pasifik mengalami pergerakan yang variatif. Kemarin bursa di kawasan regional Asia Pasifik mencatat pergerakan yang beragam. Kospi, TSEC Weighted Index dan Nikkei libur. Bursa China terkoreksi, sementara Hang Seng dan bursa Australia menguat.
Indonesia menyampaikan indeks keyakinan konsumen sebesar 121,7 per September 2023, turun dibandingkan bulan sebelumnya. Singapura melaporkan cadangan devisa sebesar USD 460,5 miliar per September 2023. Rupiah berada di posisi IDR 15.684 per USD.
Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Selasa (10/10):
1. MEDC: Buy on Weakness
Support di 1440, cutloss jika break di bawah 1410. Jika tidak break di bawah 1410, potensi naik ke 1520-1560 short term.
2. AKRA: Buy on Weakness
Support di 1465, cutloss jika break di bawah 1430. Jika tidak break di bawah 1430, potensi naik ke 1515-1535 short term.
3. ACES: Spec Buy
Support di 760, cutloss jika break di bawah 740. Jika tidak break di bawah 760, potensi naik ke 790-800 short term.
4. BUKA: Spec Buy
Support di 208, cutloss jika break di bawah 206. Jika tidak break di bawah 206, potensi naik ke 218-222 short term.
5. PANI: Spec Buy
Support di 4480, cutloss jika break di bawah 4380. Jika tidak break di bawah 4380, potensi naik ke 4600-4740 short term.
6. TLKM: Spec Buy
Support di 3750, cutloss jika break di bawah 3720. Jika tidak break di bawah 3750, potensi naik ke 3800-3830 short term.
