TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PTPP Rekrut Profesional Asing sebab Kebutuhan

Agus Haryanto
14 October 2023 | 00:27
rubrik: Event
PTPP Rekrut Profesional Asing sebab Kebutuhan

Jakarta, TopBusiness – PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PTPP  menyatakan tak segan untuk melakukan perekrutan tenaga-tenaga profesional asing dalam menciptakan nilai di dalam kinerja bisnis dan melengkapi kebutuhan akan kurangnya sumber daya.

Perseroan selanjutnya mengoptimalkan talent-talent internal untuk juga bisa berkolaborasi sekaligus menimba ilmu dan pengalaman dari profesional asing. Itu mesti dilakukan, menyusul semakin berkembangnya diversifikasi bisnis yang dijalankan karena beragamnya anak usaha.

Saat sesi pendalaman materi presentasi bertema Human Capital Transformation for Business Sustainability, Fakhrul Ulum selaku Senior Vice President, Head of HCM Division PTPP mengakui bahwa pihaknya tak segan-segan untuk memperkerjakan tenaga-tenaga profesional asing.

“Asing ini dari profesional hire. Jadi dengan 63 subsidiary yang ada, mungkin profesional hire sudah mulai kita lakukan sekitar tahun 2017. Itu kita ambil karena memang pada saat itu kita sudah mulai banyak masuk ke bisnis investasi baik properti, infrastruktur atau properti dan EPC,” katanya, di hadapan Dewan Juri TOP Human Capital Awards 2023, yang berlangsung dalam jaringan melalui aplikasi rapat zoom, di Jakarta, Jumat  (13/10/2023).

Dalam konteks mempekerjakan tenaga-tenaga profesional asing, akan amat membantu untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan bahkan keahlian sumber daya yang ada di perseroan.

“Sehingga di situ harapannya dengan (tenaga) profesional, kita bisa cepat mengedukasi karyawan yang memang kita placing di unit-unit. Harapannya dengan placing karyawan yang ada dan kita juga segera bisa mendapatkan bisnisnya jalan dengan baik, tapi juga mengedukasi karyawan kami,” imbuh Fakhrul.

Di kesempatan yang sama, Febry Indra Permana – Senior Manager, Head of HC Talent Management Dept. PTPP menyatakan hal  yang sama. Dirinya menekankan bahwa sejatinya perekrutan tenaga profesional asing dalam rangka membangun bakat bagi karyawan perseroan itu sendiri.

BACA JUGA:   Penguatan Kompetensi Human Capital PIM adalah Jawaban Tantangan

Dikatakan Febri, pihaknya sempat merekrut profesional berasal dari Negara Italia terkait dengan pemahaman engineering procurement construction atau EPC. Tapi sebetulnya dalam konteks ini,  PP melakukan perekrutan talent itu tujuannya adalah untuk building talent juga.

“Kita akan tempelkan talent dari internal kita. Untuk satu tahun menempel. Nah, ketika satu tahun itu ternyata sudah bisa transfer knowledge dan otomatis sudah mandiri,” ujar dia.

Fakhrul juga menyinggung terkait dengan sifat kekeluargaan yang terbangun di PTPP. “Saya cerita yang sama dari yang dulu sampai sekarang, PP itu terkenal adalah kekeluargaanya dan itu boleh ditanyakan buat teman-teman karyawan yang lain atau apa namanya mungkin dari teman-teman kementerian,” ungkap dia.

Menurut dia, ada ikatan emosi yang menyebabkan terikatan diantara para staf dan karyawan baik yang terbilang baru bekerja hingga yang sudah pensiun dengan memanfaatkan momen-momen secara periodik.

“Karena ikatan-ikatan emosi kami baik itu dengan new hire, employee yang ada sampai dengan sudah retaired, ini cukup baik. Cukup baik sekali. Ini juga tetap kita jalin komunikasi yang baik dengan adanya event-event, yang memang jadi rutinitas tiap tahun. Semua itu adalah wadah silaturrahim secara besar, di samping memang agenda khusus para mantan karyawan sudah retired. Harapannya kita bisa engaged dengan karyawan yang sudah purna,” papar dia.

Dijelaskan, saat ini proses bisnis dilakukan secara digitalisasi. Karenanya, proses  pemahaman tentang teknologi informasi dan komunikasi tak bisa diabaikan guna meningkatkan keahlian karyawan.

“Sekarang adalah banyak proses digitalisasi yang ada dan saat ini banyak sekali. Kita sudah masuk ke bisnis-bisnis investasi dan memang proses bisnisnya beda. Kalau dulu memang kita murni konstruksi. Saat ini harus sudah tahu bagaimana berinvestasi dengan baik, menjalankan proses bisnisnya. Dan bayak sekali digitalisasi yang sudah kami  lakukan. Kita itu ada 1.800 inovasi yang kita collect sebagai knowledge management dan learning management system,” ungka dia.

Previous Post

Membumikan Narasi Transisi Energi

Next Post

PGE Pastikan Percepatan Proyek Lumut Balai Unit 2 dan Kesuksesan CSR Belanting River Tubing

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR