TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hari Ini, Indeks Berpotensi Sideways

Agus Haryanto
16 October 2023 | 04:00
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, berpotensi sideways hari ini.

Penelitian Harian Samuel, Senin, 16 Oktober 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Sideways.

Pada penutupan Jumat lalu (13/10), pasar AS bergerak sideways. Dow Jones menguat 0,12%, sebaliknya S&P 500 melemah 0,5%, dan Nasdaq 1,23%. Penurunan terjadi dipengaruhi oleh lonjakan harga minyak dan ekspektasi inflasi yang meningkat.

Pasar komoditas terpantau menguat pada Jumat (13/10) kemarin. Minyak WTI menguat 5,77% ke level USD 87,69/bbl, batubara 4,67% di level USD 140,2/ton, nikel 0,85% ke level USD 18.436 dan CPO 2,64% ke level MYR 3.733. Harga emas terpantau +3,11% ke level USD 1.942/toz.

Bursa Asia bergerak melemah pada Jumat (13/10) kemarin. Kospi melemah 0,95%, diikuti Nikkei 0,55%, Hang Seng 2,33%, dan Shanghai 0,64%.

IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.926,8. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup ikut melemah 0,01% ke level 214. Investor asing pada Jumat kemarin mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 149,4 miliar. Pada pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 124,5 miliar, dan pasar negosiasi mencatatkan net buy asing Rp 24,9 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler didominasi BREN (Rp 70,9 miliar), TLKM (Rp 66,4 miliar), dan ASII (Rp 49,6 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicatat BMRI (Rp 114 miliar), GOTO (Rp 95,6 miliar), dan MEDC (Rp 57,3 miliar). Selain itu, top sector gainer adalah sektor IDXINFRA, sementara yang menjadi top sektor loser datang dari IDXTECH. Top leading movers emiten adalah BREN, TLKM, BBCA, sementara top lagging movers emiten adalah GOTO, BBNI, BBRI.

BACA JUGA:   Di Pekan Kemerdekaan, IHSG Bertahan di Teritori 6.000-an

Pagi ini Nikkei melemah 1,8% dan Kospi 0,37%. “Kami memperkirakan IHSG berpotensi sideways pada hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian isi laporan.

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Ini Dukungan FIFGROUP pada Indonesia Goes Pink 2023

Next Post

Erick Thohir: Terus Berikan Yang Terbaik!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR