Jakarta, TopBusiness—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan minggu lalu pada Jumat, 13 Oktober 2023 di level 6.926 atau naik 0,76%. Meski menguat, terang Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Dimas Krisna Ramadhani, namun IHSG belum mampu untuk kembali ditutup di atas MA20-nya.
“Hal ini mengindikasikan tren jangka pendek yang masih cenderung melemah,” terang Dimas hari ini, dalam hasil riset terbaru yang diterima Majalah TopBusiness.
Kemudian, Dimas menyebutkan ada tiga sentimen yang wajib diperhatikan trader pada minggu ini yakni neraca dagang Indonesia pada September, DG BI Rate dan PDB China Q3.
Neraca dagang Indonesia untuk September diperkirakan kembali mencatatkan surplus. Berdasarkan konsensusnya neraca dagang Indonesia akan mencatatkan surplus sebesar USD 2,13 Miliar. “Jika data yang keluar jam 11 hari ini nanti sesuai dengan konsensusnya maka ini merupakan surplus perdagangan selama 41 bulan berturut-turut.”
Sentimen kedua pada minggu ini yang wajib dipantau yakni RDG BI Rate. Pada minggu ini tepatnya Kamis 19 Oktober BI akan melakukan RDG untuk menentukan tingkat suku bunga.
“Mengingat data inflasi saat ini masih sesuai dengan target BI (2,28% YoY Sept 23) maka besar kemungkinan BI kembali menahan suku bunga di level saat ini untuk ke-9 kali berturut-turut sejak 23 Februari (5,75%).”
Sementara itu terkait sentimen PDB China Q3, jelasnya, pada Rabu ini China akan merilis data GDP tahunannya untuk Q3 tahun ini.
“Dalam 3 kuartal terakhir trennya naik dan berdasarkan konsensusnya data GDP China untuk Q3 ini akan berada di level 4,4% atau lebih rendah dari capaian GDP Q2 yakni 6,3 persen. Namun jika kita mengacu pada data ekonomi lainnya, menunjukkan adanya pemulihan aktivitas ekonomi di China seperti, data penjualan ritel dan produksi industri yang juga meningkat dalam 3 bulan terakhir. Sedangkan untuk PMI China, dalam 2 bulan terakhir yakni Agustus dan September masih ekspansif berada di atas level 50.”
Berkaca pada data-data ekonomi dan sejumlah sentimen di atas, Indo Premier merekomendasikan 5 saham untuk trading pada minggu ini hingga 20 September 2023 yakni: Buy ISAT (Support: 10.150, Resistance: 11.300), Buy on Pullback JSMR (Support: 4.140, Resistance: 5.200), Buy on Breakout PANI (Support: 4.400, Resistance: 5.600).
Kemudian, Buy on Pullback ACES (Support: 730, Resistance: 850) dan Buy TPMA (Support: 700, Resistance: 900).
