Jakarta-Thebusinessnews. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus melakukan perluasan jaringan pembayaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Setelah menjalin kerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Nasional Indonesia (BNI), Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara (BTN), kini BPJS Kesehatan menggandeng Bank Central Asia (BCA).
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengungkapkan BCA adalah bank swasta yang pertama kalinya bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Sebagai bank swasta terbesar BCA telah memiliki 14 juta nasabah, 1.194 kantor cabang, 16.999 ATM dan ratusan ribu EDC. Diharapkan dengan kerjasama ini akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan peserta JKN, khususnya dalam pembayaran iuran.
“Melalui kerjasama ini juga diharapkan bagi Badan Usaha Swasta yang sudah banyak menggunakan BCA sebagai mitra kerja untuk pembayaran gaji pegawai, dsb, akan lebih memudahkan dalam membayar iuran program Jaminan Kesehatan tanpa perlu biaya tambahan.” Ujar dia dalam siaran pers, Senin ( 20/6/2016).
Adapun program kerjasama yang dilakukan dengan BCA adalah perluasan kepesertaan melalui pendaftaran peserta BPJS Kesehatan, dan peluasan channel pembayaran di seluruh kantor, electronic banking dan sistem autodebet iuran BPJS Kesehatan.
Fahmi melanjutkan, langkah ini diharapkan kedepan akan bertambah bank-bank lain yang dapat bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.Sehunggan perserta BPJS Kesehatan mendapatkan kemudahan dalam pembayaran iuran, “Salah satunya dengan memperluas channel jaringan pembayaran iuran BPJS Kesehatan,” jelas Fachmi Idris. ( Red).