Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di lantai PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga sesi penutupan perdagangan Senin (23/10/2023) awal pekan ini tertekan aksi jual masif.
Pelaku pasar melakukan aksi jual, seiring dengan kekhawatiran keadaan ekonomi di Amerika. Dan jatuhnya, harga minyak mentah dunia.
Indeks komposit Jakarta terkontraksi 107,20 poin atau 1,57 persen ke posisi 6.741,96.
Perdagangan di pasar reguler cenderung wajar, dengan frekuensi mencapai 1,36 juta kali transaksi senilai Rp 8,68 triliun.
