Jakarta, TopBusiness—Walau dalam kondisi saat ini sektor perkantoran masih mengalami kelebihan pasokan, sebagaimana yang dilaporkan pada Colliers Quarterly Property Market Report Q3 2023, sektor perkantoran berpotensi akan membaik di tahun 2026. Seperti yang diketahui secara umum bahwa kota metropolitan seperti Jakarta terus bergelut dengan tantangan akan kepadatan penduduk dan kemacetan yang tinggi.
“Guna menyiasati tantangan ini, salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah adalah membangun infrastruktur transportasi, termasuk Light Rail Transit (LRT), guna dapat memecah kemacatan dan mempermudah pergerakan masyarakat Jakarta pulang dan pergi dari kota satelit di sekitarnya,” kata Bagus Adikusumo, Head of Office Services Colliers Indonesia, dalam keterangan tertulis yang diterima Majalah TopBusiness hari ini.
Ia mengatakan, “Ketika wilayah Jabodebek telah terhubung dengan baik, dan transportasi umum terintegrasi dengan efisien, hal ini akan turut membuat sektor perkantoran menjadi menarik.”
Peluang bagi developer perkantoran pun muncul dari situ, kata Bagus. Hal itu terjadi bila developer memiliki daya beli yang kuat, saat ini menjadi waktu yang tepat untuk mengakuisisi aset. Harga tanah sepanjang jalur LRT tergolong masih kompetitif, sehingga ini dapat menjadi daya tarik bagi developer untuk membangun kawasan multifungsi. “Seiring kondisi pasar yang membaik, developer dapat membangun kantor satelit pada titik strategis sepanjang jalur LRT,” kata dia.
Lokasi gedung perkantoran non-CBD yang identik berada di Jalan T.B Simatupang ataupun di Jakarta Barat, berpotensi untuk ekspansi ke wilayah Jabodebek. Sehingga akan sangat akan berpotensi nantinya untuk menarik penyewa terutama yang mencari ruang kantor agar dekat dengan tempat tinggal para karyawan, beberapa kawasan industri, dan lainnya.
“Ada potensi untuk pembangunan co-working spaces juga,” Bagus menambahkan.
Kemudian, Bagus mengatakan adanya peluang bagi penyewa perkantoran. Dalam hal ini, harga sewa kantor yang berlokasi pada jalur LRT tergolong masih sangat kompetitif bila dibandingkan dengan kantor di CBD dan non-CBD. Perusahaan yang dekat dengan rumah karyawan, ataupun vendor, dan konsumen akan menjadi faktor penting yang secara signifikan dapat berdampak pada biaya operasional.
“Hal tersebut juga akan meningkatkan efisiensi bekerja dalam perusahaan,” kata Bagus.
