TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kans IHSG Sideway Tunggu The Fed, Enam Saham Ini Direkomendasikan

Busthomi
1 November 2023 | 09:06
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG ditutup naik 0.24% kemarin, tapi masih disertai dengan net sell asing ~535 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BBCA, ASII, BMRI, dan BRPT.

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, hari ini IHSG berpotensi bergerak sideways di 6680-6800 karena menunggu keputusan suku bunga the Fed di minggu ini. “Level support IHSG berada di 6680-6700 dan level resist IHSG berada di 6800-6850,” katanya, Rabu (1/11/2023).

Wall Street mencatat penguatan. Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,38%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik sebesar 0,65%, sementara indeks Nasdaq turut menguat sebesar 0,48%.

Sektor real estat dan keuangan unggul di S&P 500, dengan sektor-sektor tersebut masing-masing menguat sebesar 2% dan 1,1%. Namun, beberapa saham teknologi berkapitalisasi besar melemah. Alphabet dan Meta Platform turun.

Selama Oktober 2023 Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun 1,4% dan 2,2% dan 2,8%. Bursa Eropa bergerak variatif. CAC 40 menguat 0,89% sementara FTSE 100 turun 0,08%.

Bursa Asia Pasifik mencatat pergerakan yang variatif. Kemarin bursa di kawasan regional Asia Pasifik mengalami pergerakan yang beragam.

Nikkei mencatat kenaikan sementara di sisi lain Hang Seng dan Kopsi mengalami penurunan yang signifikan. Bank of Japan memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di level -0,1%, sesuai perkiraan.

Korea Selatan mengumumkan industrial production 0,3% YoY pada September 2023, di atas perkiraan. Hari ini Indonesia akan mengumumkan inflasi Oktober 2023 yang diperkirakan sebesar 2,6% YoY.

Berikut analisis saham BNI Sekuritas untuk Rabu (1/11):

1. STRK: Sell on High

Resistance di 426-440. Jika tidak break di atas 440, potensi koreksi ke support di 372-394 short term.

BACA JUGA:   Indeks Komposit Jakarta Dekati Level 6.500 Poin

2. HOKI: Spec Buy

Support di 118, cutloss jika break di bawah 112. Jika tidak break di bawah 118, potensi naik ke 130-140 short term.

3. ACES: Spec Buy

Support di 800, cutloss jika break di bawah 780. Jika tidak break di bawah 800, potensi naik ke 830-850 short term.

4. PGAS: Spec Buy

Support di 1240, cutloss jika break di bawah 1220. Jika tidak break di bawah 1240, potensi naik ke 1280-1300 short term.

5. ISAT: Spec Buy

Support di 9300, cutloss jika break di bawah 9200. Jika tidak break di bawah 9300, potensi naik ke 9600-9950 short term.

6. MAPI: Buy on Weakness

Support di 1700, cutloss jika break di bawah 1600. Jika tidak break di bawah 1600, potensi naik ke 1770-1830 short term.

Tags: ihsgproyeksi sahamsaham hari inisaham ihsg
Previous Post

Daya Beli Konsumen Menurun, Pelaku Usaha Menahan Produksi

Next Post

Dukung Keberlanjutan, AstraZeneca Beralih ke Armada Listrik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR