Jakarta, TopBusiness—PT Intikeramik Alamasri Industri, Tbk., (kode saham: IKAI) mencatatkan peningkatan laporan keuangan pada kuartal III tahun 2023, dengan posisi bottom line yang sangat baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Di kuartal tersebut, IKAI membukukan net profit sebelum pajak di Rp1,31 miliar. Adapun pendapatan terkonsolidasi mencapai Rp164,51 miliar, dengan laba usaha tercatat sebesar Rp1,75 miliar. Dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham hari ini, Direktur Intikeramik Alamasri Industri, Yohas Raffli, mengatakan bahwa pihaknya mengadopsi model revenue bisnis yang saling topang.
Sebagai induk perusahaan (holding company) dari PT Internusa Keramik Alamasri (INKA), PT Hotel Properti Internasional (HPI), dan PT Saka Mitra Sejati (SMS), IKAI mengadakan strategi bisnis sinergi dan saling topang. Hal itu untuk memertahankan pertumbuhan keuangan hingga dapat meraup keuntungan usaha.
Pertumbuhan bisnis secara signifikan terasa pada kinerja anak usaha segmen hotel. Di situ, kinerja segmen hotel meningkat sebesar 118% dari tahun sebelumnya.
“Namun walaupun pertumbuhan signifikan terjadi pada segmen hotel, pada sisi kontribusi pendapatan, segmen keramik tetap lebih dominan yakni sebesar 57,13% dari total pendapatan IKAI. Dan sisanya dari pendapatan anak usaha hotel,” kata dia.
