Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG ditutup naik 0.55% kemarin, dan disertai dengan net buy asing Rp452 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBRI, BBCA, ASII, TLKM, dan BMRI.
Untuk perdagangan hari ini, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, IHSG berpotensi melanjutkan rebound setelah data unemployment US naik di atas proyeksi. “Level support IHSG berada di 6690-6750 dan level resist IHSG berada di 6830-6860,” kata dia, Senin (6/11/2023).
Wall Street mencatat penguatan. Pada Jumat lalu indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,66%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik sebesar 0,94%, sementara indeks Nasdaq menguat lebih tinggi sebesar 1,38%.
Non-farm payrolls AS sebesar 150.000 per Oktober 2023, di bawah perkiraan, menunjukkan upaya Federal Reserve untuk meredam inflasi mungkin berhasil.
Yield US Treasury 10 tahun turun lebih dari 9 bps menjadi 4,57%, begitu juga dengan yield US Treasury 2 tahun turun 13 bps menjadi 4,8%.
Bursa Eropa bergerak variatif, seperti DAX Performance Index menguat 0,30% sementara FTSE 100 melemah 0,39%.
Bursa Asia Pasifik mencatat penguatan. Pada Jumat lalu bursa Asia Pasfik mengalami kenaikan bahkan Hang Seng menguat signifikan sebesar 2,52% diikuti oleh Nikkei sebesar 1,10%.
Sektor jasa China mengalami ekspansi dengan laju yang sedikit lebih cepat pada bulan Oktober, dengan indeks Caixin Services PMI mencapai 50,4, sedikit di atas angka September sebesar 50,2.
Taiwan menyampaikan cadangan devisa Oktober 2023 sejumlah USD 561,1 miliar. Hari ini Indonesia akan menyampaikan tingkat pertumbuhan ekonomi 3Q23 yang diperkirakan sebesar 5,05% YoY atau 1,71% QoQ.
Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Senin (6/11):
1. BBCA: Buy on Weakness
Support di 8875, cutloss jika break di bawah 8800. Jika tidak break di bawah 8800, potensi naik ke 8950-9000 short term.
2. BIPI: Spec Buy
Support di 109, cutloss jika break di bawah 106. Jika tidak break di bawah 109, potensi naik ke 111-113 short term.
3. META: Spec Buy
Support di 234, cutloss jika break di bawah 230. Jika tidak break di bawah 234, potensi naik ke 240-246 short term.
4. TLKM: Buy on Weakness
Support di 3540, cutloss jika break di bawah 3500. Jika tidak break di bawah 3500, potensi naik ke 3620-3670 short term.
5. ACES: Spec Buy
Support di 810, cutloss jika break di bawah 790. Jika tidak break di bawah 810, potensi naik ke 830-845 short term.
6. BREN: Spec Buy
Support di 4070, cutloss jika break di bawah 3900. Jika tidak break di bawah 4070, potensi naik ke 4200-4300 short term.
