Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG ditutup turun 0.58% kemarin, dan disertai dengan net sell asing Rp 740 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah TLKM, BMRI, ASII, BBNI dan ICBP.
Menurut Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas. “Level support IHSG berada di 6750-6790 dan level resist IHSG berada di 6830-6870,” ujarnya, Kamis (9/11/2023).
Wall Street mencatat pergerakan yang variatif. Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah sebesar 0,12%, sementara di sisi lain S&P 500 menguat sebesar 0,10%, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang naik sebesar 0,08%.
Saham Rivian turun 2% meskipun melaporkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan, sementara saham Robinhood turun 14%.
Warner Bros. Discovery turun setelah melaporkan kerugian yang lebih besar dari estimasi, sementara saham Roblox naik 12% didorong kinerja yang kuat.
Bursa Asia Pasifik mencatat koreksi. Kemarin sebagian besar bursa di kawasan regional Asia Pasifik mengalami koreksi, di antaranya Kospi yang melemah sebesar 0,91% dan Hang Seng terkoreksi 0,58%.
Di sisi lain bursa Australia menguat. Polling Reuters Tankan untuk November 2023 menunjukkan bahwa keyakinan bisnis produsen Jepang membaik untuk pertama kalinya sejak bulan Agustus.
Indonesia menyampaikan indeks keyakinan konsumen 124,3 per Oktober 2023, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.
Hari ini China akan mengumumkan inflasi Oktober 2023 yang diperkirakan sebesar -0,1% yoy.
Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Kamis (9/11):
1. BIPI: Spec Buy
Support di 108, cutloss jika break di bawah 105. Jika tidak break di bawah 105, potensi naik ke 110-113 short term.
2. MAPA: Spec Buy
Support di 750, cutloss jika break di bawah 725. Jika tidak break di bawah 750, potensi naik ke 780-820 short term.
3. TLKM: Buy on Weakness
Support di 3480, cutloss jika break di bawah 3420. Jika tidak break di bawah 3480, potensi naik ke 3570-3600 short term.
4. MEDC: Buy on Weakness
Support di 1100, cutloss jika break di bawah 1040. Jika tidak break di bawah 1040, potensi naik ke 1170-1210 short term.
5. KLBF: Spec Buy
Support di 1600, cutloss jika break di bawah 1580. Jika tidak break di bawah 1580, potensi naik ke 1640-1670 short term.
6. JSMR: Spec Buy
Support di 4380, cutloss jika break di bawah 4300. Jika tidak break di bawah 4300, potensi naik ke 4460-4550 short term.
