Jakarta, TopBusiness – Sesi penutupan perdagangan Rabu (22/11/2023), indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia menunjukkan tekanan.
Pelaku pasar modal memilih untuk melanjutkan aksi jual, lantaran The Fed memberikan sinyal akan terus menetapkan kebijakan suku bunga ketat.
Tercatat, indeks komposit Jakarta mengalami tekanan sebesar 54,84 poin atau 0,79 persen ke posisi 6.906,953. LQ-45 pun minus 3,13 poin (0,34 persen) ke posisi 912,591.
Perdagangan di pasar reguler berlangsung normal senilai Rp 8,5 triliun dengan volume mencapai 22,2 miliar unit saham. 180 saham terdongkrak, 355 terpuruk dan 225 stagnan.
