Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan hari ini masih berpotensi menguat.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (24/11/2023) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat.
Bursa AS libur pada Kamis (23/11) memperingati hari thanksgiving. Yield UST 10Y tutup (0,0%) di level 4,45% dan USD Index turun 0,12% ke level 103,8.
Pasar komoditas terpantau bergerak mixed. Minyak -0,97% ke level USD 76,4/bbl, batubara tutup flat 0,0% di level USD 122/ton, nikel menguat 0,55% ke level USD 16.603/ton dan CPO -1,08% ke level MYR 3.949. Sedangkan harga emas terpantau menguat 0,04% ke level USD 2.014/toz.
Bursa Asia pada Kamis (23/11) ditutup mayoritas menguat. Nikkei tutup, Hang Seng +0,99%, dan Shanghai 0,60%.
IHSG ditutup +1,41% ke level 7.004,3 dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 940,7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 965,1 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 24,4 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBRI (Rp 341,4 miliar), GOTO (Rp 165,3 miliar), dan BBNI (Rp 110,9 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak INKP (Rp 21,9 miliar), ADRO (Rp 17,8 miliar), dan INCO (Rp 17,6 miliar). Top leading movers emiten BREN, GOTO, DCII, sementara top lagging movers emiten AMMN, ADRO, TLKM.
Pagi ini Nikkei dibuka menguat 0,99% dan KOSPI 0,11%. “Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak menguat, seiring dengan sentimen global dan regional,” demikian hasil riset.
