Jakarta-Thebusinessnews. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ( RUPST ) PT Nirvana Development Tbk ( NIRO ) yang berlanung siang ini sepakat untuk tidak membagi dividen. Pasalnya perseroan tengah berkonsentrasi pada pengembangan usaha dan hal itu membutuhkan padat modal.
Menurut Direktur Keuangan NIRO, Timothy Alamsyah bahwa dalam satu tahun mendapatang perseraon membutukan dana besar. “Kami masih growth face sehingga belanja modal juga besar dan akibatnya kami tidak membagikan dividen,” terang dia di Jakarta, Kamis(30/6/2016).
Ia menambahkan,jika pihaknya membagikan dividen maka akan menguras modal. Untuk diketahui pihaknya akan kembali mengambil empat pusat perbelanjaan di Lahat, Pagar Alam, Pekanbaru dan satu lokasi lain yang belum mau disebutkan. Untuk itu pihaknya telah menganggarkan Rp 800 miliar untuk belanja modal.
Sedangkan jika melihat laporan keuangan tahun 2015, NIRO masih membukukan rugi bersih Rp 19,4 miliar dan pendapatan sebesar Rp 505,1 miliar. Sementara hingga kuartal 1 2016 perseroan masih membukukan rugi bersih Rp 3,8 miliar.
Dalam RUPST ini juga diputuskan untuk menganti Kantor Akuntan Publik ( KAP ), yakni dari KAP affiliasi BDO ke KAP berafliasi Ernest and Young. Selain itu juga disepakati pergantian Direksi perseroan, namum ia tidak merinci nama nama pengurus yang diganti tersebut.(az)