TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sepekan Ini Banyak Catatkan Surat Utang, BEI: Total Pencatatan di 2023 Capai Rp113,29 Triliun

Busthomi
26 November 2023 | 08:16
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Selama sepekan ini, PT Bursa Efek Indonesia banyak mencatatkan surat utang dan ETF. Untuk Jumat (24/11) kemarin, Reksa Dana Indeks KISI IDX30 ETF dengan kode XKID yang diterbitkan oleh PT KISI Asset Management (KISI AM) resmi dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

XKID merupakan ETF dengan acuan Indeks IDX30 yang merupakan indeks harga atas 30 saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.

Selama sepekan, terdapat pencatatan 3 obligasi dan 1 sukuk di BEI, yakni Obligasi Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2023, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2023, Obligasi USD Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2023, dan Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023.

Obligasi Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2023 dicatatkan di BEI pada Rabu (22/11) dengan nilai Rp1.188.865.000.000,00 dengan hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) adalah idA+ (Single A Plus).

Di hari yang sama, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2023 dicatatkan di BEI dengan nilai nominal Rp395.290.000.000,00 dengan hasil pemeringkatan dari Pefindo adalah idA+(sy) (Single A Plus Syariah).

Pada Kamis (23/11), Obligasi USD Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2023 resmi dicatatkan di BEI. Obligasi dicatatkan dengan nilai USD3.937.000,00 yang mendapatkan hasil pemeringkatan dari Pefindo dan PT Kredit Rating Indonesia (KRI) masing-masing adalah idA+ (Single A Plus) dan irAA (Double A).

Ketiga emisi tersebut diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dengan wali amanat PT Bank KB Bukopin Tbk.

BACA JUGA:   Indeks Terlihat Positif di Pembukaan Perdagangan

Masih pada Kamis (23/11), Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) resmi dicatatkan di BEI.

Obligasi dicatatkan dengan nilai Rp157.825.000.000,00 dan hasil pemeringkatan dari Pefindo adalah idA “(Single A). PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat obligasi ini.

Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sepanjang tahun 2023 adalah 104 emisi dari 56 emiten senilai Rp113,29 triliun,” ujar keterangan resmi BEI, Minggu (26/11/2023).

Dengan pencatatan tersebut, lanjutnya, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 539 emisi dari 127 emiten dengan outstanding Rp458,22 triliun dan USD72,987 juta.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nilai nominal Rp5.536,74 triliun dan USD486,11 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 9 emisi senilai Rp2,84 triliun.

Tags: beiobligasipasar modalsurat utang
Previous Post

MedcoEnergi terus Dukung Pemerintah Hadapi Trilema Energi

Next Post

IHSG Sudah Lewati 7.000, Bagaimana Pasar Pekan Depan?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR