Jakarta, TopBusiness—Berbicara tentang sentimen market minggu ini untuk periode 27 November-1 Desember 2023 yang wajib diperhatikan para trader saham, analis dari Indo Premier Sekuritas (IPOT), Dimas Krisna Ramadhan, menyebut adanya tiga sentimen. Itu adalah Inflasi Indonesia, Rebalancing indeks MSCI di AMMN, dan Pidato Jerome Powell pada Jumat mendatang.
Dalam riset terbaru yang diterima hari ini oleh Majalah TopBusiness, Dimas menyebut bahwa terkait sentimen inflasi Indonesia, inflasi tahunan untuk November diprediksi akan meningkat dengan konsensus 2,71% versus 2,56% di Oktober.
“Meskipun terjadi peningkatan, angka tersebut masih berada di dalam target inflasi yang ditetapkan untuk tahun 2023 yaitu 3,0 ± 1%.”
Terkait Rebalancing Indeks MSCI di AMMN yang akan berlaku efektif per 1 Desember 2023, diperkirakan AMMN akan menerima inflow sebesar Rp 3-4 triliun dengan masuknya AMMN ke indeks MSCI. Inflow ini termasuk besar, mengingat turnover transaksi yang terjadi di AMMN dalam sebulan terakhir adalah sebesar Rp900 miliaran.
“AMMN yang saat ini menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar ke-6 di IHSG membuat saham ini memiliki bobot yang cukup besar terhadap pergerakan indeks. Apabila pada saat 30 November nanti (1 hari sebelum efektif masuk MSCI), AMMN mengalami kenaikan harga yang signifikan yang disebabkan inflow yang masuk ke saham ini, bukan tidak mungkin IHSG pun juga akan naik signifikan di waktu tersebut.”
Ia menambahkan hal ini pernah terjadi ketika GOTO masuk indeks MSCI pada 31 Mei 2023 lalu, di mana pada saat closing GOTO ditutup di harga ARA dengan net buy investor asing di hari tersebut sebesar Rp2,86 triliun, dan membuat IHSG ikut terkerek naik pada saat closing-nya.
Sementara itu terkait pidato Jerome Powell pada Jumat mendatang, sentimen ini mirip seperti pertemuan pejabat The Fed yang menjadi sentimen di minggu lalu yakni pada Rabu 22 November lalu. Tentunya ini menjadi perhatian investor di seluruh dunia di mana pada pidato terakhir Powell dan para pemegang kebijakan moneter memperkirakan kenaikan suku bunga masih mungkin akan dilakukan di sisa tahun ini.
“Powell pun sudah memberikan isyarat terhadap hal ini, seiring dengan pertemuan di minggu lalu yang membahas kebijakan suku bunga ketat (higher for longer) masih akan tetap dilakukan demi mencapai target inflasi 2%,” tandasnya.
Mengacu pada data-data ekonomi dan sentimen di atas, Indo Premier Sekuritas merekomendasikan 3 saham untuk trading pada minggu ini hingga 24 November 2023 mendatang.
Itu yakni Buy AMMN (Support: 7.000, Resistance: 7.800), Buy on Pullback BBNI (Support: 5.000, Resistance: 5.400) dan Buy on Pullback WIIM (Support: 3.080, Resistance: 3.600).
