Jakarta, TopBusiness – PT Alam Sutera Realty Tbk (IDX: ASRI) banyak mengembangkan proyek baru di tahun ini. Tercatat, sepanjang tahun 2023 ini, Perseroan telah meluncurkan empat proyek baru hingga bulan September 2023.
Proyek tersebut adalah Escala yang berlokasi di Alam Sutera township dan Cluster Basanta, Cluster Meranti tahap 2, dan Ruko Evergreen yang berlokasi di Suvarna Sutera. Dan di bulan November ini, Perseroan meluncurkan satu proyek baru yaitu The Gramercy yang berlokasi di Alam Sutera township.
“Dengan kinerja tersebut, perseroan telah membukukan marketing sales sebesar Rp 1,5 triliun hingga September 2023 atau 48,4% dari target tahun 2023,” ungkap Direktur PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), Lilia Setiprawarti Sukotjo di Public Expose Live 2023, Selasa (28/11/2023).
Proyek-proyek yang berkontribusi terhadap marketing sales tersebut antara lain The Gramercy dan Cluster Nykka yang berlokasi di Alam Sutera township, Cluster Basanta dan Cluster Helios yang berlokasi di Suvarna Sutera, dan penjualan kavling komersial.
Selanjutnya, kata dia, dai sisi keuangan, Perseroan membukukan total pendapatan sebesar Rp2,48 triliun pada akhir September 2023 lalu. Adapun komposisi total pendapatan tersebut adalah sebagai berikut: Real Estate masih berkontribusi terbesar yakni 77,3% dari penjualan sebesar Rp 1,92 triliun. Lalu Recurring Income sebesar Rp 563,3 miliar atau sebesar 22,7% dari penjualan.
Sementara untuk komposisi pendapatan Real Estate terdiri dari tanah sebesar Rp596,4 miliar, rumah dan ruko sebesar Rp 1,25 triliun, apartemen Rp 62,9 miliar, gedung perkantoran Rp6,0 miliar.
Sementara komposisi pendapatan Recurring Income terdiri dari: Jasa hospitality dan prasarana sebesar Rp 408,3 miliar, meningkat sebesar 10,8% y-o-y dan pariwisata serta lainnya sebesar Rp 155,0 miliar, meningkat sebesar 109,8% y-o-y.
“Dengan begitu, perseroan mencatat laba bruto pada kuartal III-2023 itu sebesar Rp 1,33 triliun, marjin laba bruto sebesar 53,5%. EBITDA (12 bulan terakhir) sebesar Rp 2.184,1, mengalami peningkatan sebesar 16,6% y-o-y,” ujarnya.
Sehingga, perseroan berhasil mencatatkan laba komprehensif periode berjalan sebesar Rp 212,1 miliar pada triwulan ketiga 2023 itu dengan net profit margin di 8,5%.
“Perseroan juga berhasil mencatat pengurangan total utang dari Rp 6,61 triliun pada akhir tahun 2022 menjadi Rp 6,33 triliun pada kuartal III 2023 atau mengalami penurunan sebesar 4,2%,” imbuh Investor Relation Alam Sutera, Tassa Remisha di acara yang sama.
