Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi melanjutkan penguatan.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (13/12/2023) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan.
Bursa AS ditutup menguat pada Selasa (12/12). Dow Jones +0,48%, S&P 500 0,46% and Nasdaq 0,70%. Wall Street melanjutkan penguatan dalam 4 hari berturut-turut saat investor menanti petunjuk kapan The Fed dapat mulai melonggarkan kebijakan moneternya.
Pasar komoditas terpantau bergerak cenderung melemah pada Selasa (12/12). Minyak -3,80% ke level USD 68,61/bbl, batubara 4,10% ke level USD 146,25/ton, nikel 1,71% ke level USD 16.522 dan CPO 0,05% di level MYR 3.739. Sedangkan harga emas terpantau melemah 0,03% ke level USD 1.993/toz.
Pasar Asia bergerak menguat pada Selasa (12/12). Nikkei +0,16%, Hang Seng 1,07%, Shanghai 0,40%, dan KOSPI 0,39%.
IHSG mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup di level 7.125 (+0,52%) dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 530,7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 589,7 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 59 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBCA (Rp 261,9 miliar), BMRI (Rp 110,4 miliar), dan INCO (Rp 51,9 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh TLKM (Rp 81 miliar), BREN (Rp 78,4 miliar), dan BBRI (Rp 52,1 miliar). Top leading movers emiten GOTO, AMMN, ARTO, sementara top lagging movers emiten TLKM, PANI, BBCA.
Pagi ini NIKKEI menguat 0,40% dan KOSPI melemah 0,21%. “Kami memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hari ini, seiring dengan sentimen positif dari pergerakan bursa global dan regional,” demikian hasil riset.
