TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kadin: Target 30 Juta UMKM Go Digital Perlu Parameter Jelas

Nurdian Akhmad
14 December 2023 | 12:49
rubrik: Business Info
Kementerian UKM Fasilitasi Usaha Mikro Promo di Platform Digital

Jakarta, TopBusiness – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendukung target pemerintah untuk bisa membawa 30 juta UMKM onboarding ke digital di 2024.

Namun target tersebut tentunya harus disertai dengan parameter dan data yang kuat mulai dari berapa jumlah UMKM yang sudah melakukan digitalisasi hingga kapan seharusnya target tersebut dapat direalisasikan oleh pemerintah.

“Tanpa ada target dan tahapan yang jelas, maka upaya mendorong UMKM untuk bisa naik kelas hanya sebatas statement tanpa makna,” ujar Deputi Komite Tetap untuk Asia Pasifik Kadin Bambang Budi Suwarso dalam keterangan tertulis, Kamis (14/12/2023).

Berdasarkan data per Agustus 2023, sektor UMKM memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61 persen atau senilai Rp9.580 triliun, bahkan kontribusi UMKM terhadap penyerapan tenaga kerja mencapai sebesar 97 persen dari total tenaga kerja.

 Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, Indonesia memiliki 65,5 juta UMKM yang jumlahnya mencapai 99 persen dari keseluruhan unit usaha.

 Bambang mengungkapkan, selain adanya parameter untuk bisa mengukur sudah berapa banyak UMKM yang melakukan digitalisasi, pemerintah juga harus membuat aturan pendukungnya. Ini penting dilakukan agar para pelaku UMKM yang sudah onboarding ke ekosistem digital tersebut bisa lebih cepat berkembang.

 “Adapun aturan pendukungnya misalkan mengenai masalah pembiayaan, dimana para UMKM ini masih kesulitan untuk mendapatkan pembiayaan dari perbankan. Maka dari itu, peran pemerintah sangat dibutuhkan agar UMKM bisa cepat berkembang,” tutur Bambang. 

Bambang juga menambahkan, upaya pemerintah untuk mendorong UMKM naik kelas dengan melakukan digitalisasi merupakan langkah yang tepat. Pasalnya, dengan Go Digital, UMKM tersebut bisa memiliki mutu sesuai standar internasional. Sehingga, produk yang dihasilkan bisa bersaing dengan negara lainnya.

BACA JUGA:   Ekonomi Digital Makin Kuat Memasuki Masa Endemi

 “Go Digital hanya merupakan salah satu percepatan dalam proses marketing, perlu dukungan ekosistem secara terintegrasi yang meliputi pelatihan tenaga kerja, efisiensi operasional, kesinambungan bahan baku, pengawasan mutu sesuai standar internasional,” tambah dia.

 Sementara itu, pemerintah optimistis pada 2024 mendatang bisa membawa 30 juta UMKM untuk bisa go digital. Keyakinan tersebut tercermin karena sepanjang 2023, pemerintah mencatat sudah semakin banyak UMKM yang beralih ke digital.

 Pada Maret 2023, ada sebanyak 22 juta UMKM yang go digital. Sedangkan di Juni 2023, angkanya bertambah menjadi 22,8 juta UMKM dan saat ini sudah ada 27 juta UMKM yang onboarding digital.

Tags: go digitalKadin Indonesiaumkm
Previous Post

Perkuat SDM, Langkah Strategis PT Hakaaston dalam Transformasi Bisnis

Next Post

Pasar Induk Among Tani Kota Batu Diresmikan Presiden Jokowi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR