Jakarta, TopBusiness – PT PP (Persero) Tbk alias PTPP menyampaikan bahwa sampai November 2023, pihaknya sudah meraih kontrak baru sebesar Rp 30,2 triliun. Angka tersebut mendekati target kontrak baru yang ditetapkan perseroan sepanjang tahun ini sebesar Rp 34,5 triliun.
“Saat ini ada beberapa proyek sedang dalam proses tender,” kata Direktur Utama PTPP Novel Asryad dalam public expose PP di Jakarta, Rabu (20/12/2023).
Dari total proyek baru yang diperoleh perseroan sampai November 2023 sebesar Rp 30,2 triliun, menurut Novel, sekitar 41 persen berasal dari proyek pemerintah (government), kemudiaan diikuti proyek SOE 34 persen, dan 25 persen dari proyek private. “Untuk proyek private, sebagian besar dari proyek railway di Manila,” ucap dia.
Sampai ahir tahun 2023, kata Novel, dari target perolehan kontrak baru Rp 34,5 triliun masih didominasi oleh proyek pemerintaah dan SOE. Target perseroan sebenarnya untuk proyek SOE diharapkan sudah bisa mendominasi dengan 56 persen, disusul proyek pemerintah 26 persen dan privat 18 persen.
Sedangkan untuk kinerja pendapatan atau revenue, PTPP sampai kuartal III 2023 meraih pendapatan Rp 12,23 triliun, sedangkan target tahun ini sebesar Rp 21 triliun. “Kami terus berupaya memenuhi target kinerja 2023. Saat ini sedang dalam proses pelaksanaan di lapangan untuk mengejar target-target penyelesaian masing-masing proyek,” ujar Novel.
