TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Melalui Skema Tender Offer, Garuda Rampungkan Pelunasan Surat Utang dan Sukuk

Busthomi
5 January 2024 | 16:51
rubrik: Capital Market
Soal Kegagalan Mesin Pesawat, Garuda Pastikan Armada B777-300ER Laik Terbang

FOTO: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TopBusiness – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (IDX: GIAA) berhasil menyelesaikan pelunasan sebagian atas porsi Reg-S Surat Utang sejumlah US$536.452.843,87 (dari keseluruhan Surat Utang sejumlah US$624.211.705) dengan bunga 6,5% yang jatuh tempo pada tahun 2031, dan juga sukuk yang diterbitkan oleh Garuda Indonesia Global Sukuk Limited sejumlah US$78.019.580,00 dengan jumlah distribusi periodik sebesar 6,5% yang jatuh tempo pada tahun 2031.

Garuda Indonesia melunasi sebagian jumlah pokok Surat Utang porsi Reg-S dan Sukuk sebesar US$113.800.166,49 melalui skema penawaran tender atau tender offer dengan total nilai pelaksanaan sebesar US$49.999.999,74 secara bertahap pada tanggal 21 Desember 2023 (untuk Surat Utang) dan 29 Desember 2023 (untuk Sukuk).

Pelunasan sebagian ini dilakukan kepada pemegang Surat Utang dan Sukuk yang mayoritas merupakan para kreditur Garuda Indonesia dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Pelunasan tersebut dirampungkan dengan menggunakan sumber dana dari kas internal Perusahaan. 

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan, selesainya aksi korporasi pelunasan sebagian atas Surat Utang dan Sukuk ini menjadi salah satu komitmen Garuda Indonesia dalam menjaga kepercayaan para kreditur yang selaras dengan berbagai langkah perbaikan kinerja yang ditempuh pasca PKPU.

Lebih lanjut, kata dia, inisiatif ini juga diharapkan dapat memperbaiki struktur permodalan untuk menjadi semakin sehat ke depannya. “Terutama dari sisi kemampuan likuiditas dan solvabilitas Perusahaan sehingga operasional Garuda Indonesia dapat berlangsung optimal dan adaptif dalam mewujudkan performa kinerja Perusahaan yang kami proyeksikan akan tumbuh semakin positif,” tegas Irfan, dalam keterangannya, dikutip Jumat (5/1/2024).

Pelunasan sebagian Surat Utang dan Sukuk itu, Kembali dia melanjutkan, juga merupakan bagian dari langkah proaktif Garuda Indonesia untuk memastikan fundamental kinerja keuangan perusahaan tumbuh solid yang salah satunya turut ditunjang dengan langkah berkelanjutan dalam perbaikan kinerja ekuitas melalui pengelolaan secara aktif atas aset, liabilitas, dan ekuitas untuk mengoptimalkan efektivitas profil arus kas perusahaan.

BACA JUGA:   Sepekan Terakhir, IHSG Terkoreksi

“Aksi korporasi tersebut juga menjadi representasi niat baik (goodwill) Perusahaan secara berkelanjutan dalam memastikan proses penyelesaian kewajiban terhadap para kreditur dapat berjalan semakin prudent,” ungkap Irfan.

Garuda Indonesia mencatatkan pertumbuhan fundamental bisnis yang konsisten. Hal tersebut terefleksikan dalam capaian pendapatan usaha Perusahaan secara group hingga periode kuartal 3 tahun 2023 (Q3-2023) yang tumbuh sebesar 48,32% menjadi US$2.233,25 juta jika dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pertumbuhan pendapatan usaha Garuda Indonesia hingga Q3-2023 tersebut turut dikontribusikan oleh Pendapatan usaha yang dihasilkan dari penerbangan berjadwal yang meningkat 49,02% year-on-year (YoY) menjadi US$1,72 miliar, penerbangan tidak berjadwal meraih pendapatan sebesar US$274,25 juta, dan pendapatan lainnya mencapai US$234,91 juta.

“Dengan indikator kinerja keuangan yang semakin membaik, termasuk posisi EBITDA serta rasio cash flow Perusahaaan, outlook pemulihan kinerja kami harapkan secara bertahap dapat terus berangsur membaik secara konsisten bertumbuh positif,” harapnya.

“Selain itu, melalui berbagai langkah strategis yang terus kami tingkatkan untuk menjaga kinerja Perusahaan ini turut mencerminkan komitmen Perusahaan dalam upaya pemenuhan kewajiban pelunasan lainnya yang akan jatuh tempo secara disiplin dan akuntabel,” tutup Irfan.

Tags: garuda indonesiaGIAAkinerja bisnis garudapelunasan surat utangsektor penerbangansurat utang garudatarget Garuda Indonesia
Previous Post

Selama 2023, Pertamina NRE Berhasil Genjot Produksi Pembangkitan Listrik Berbasis Energi Bersih

Next Post

Trafik Kendaraan Lintasi JTTS Selama Nataru Naik 52%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR