TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diestimasikan masih Rawan Koreksi

Agus Haryanto
9 January 2024 | 05:45
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia diestimasikan masih rawan koreksi.

Melalui mncsekuritas.id, terlihat bahwa indeks komposit Jakarta ini, riset memperlihatkan MNCS Daily Scope Wave 9 Januari 2024. IHSG terkoreksi 0,91% ke 7.283 dan masih didominasi oleh volume penjualan, koreksi IHSG pun sudah mengenai target terdekat yang kami berikan di 7.292. Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sudah berada di awal wave (ii) sehingga IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji area support 7.245. Apabila support tersebut tertembus, maka selanjutnya IHSG akan mengarah ke 7.223 hingga 7.173.
Support: 7.275, 7.245
Resistance: 7.403, 7.877

Berikut ini beberapa saham yang bisa dijadikan pertimbangan.

ARNA – Buy on Weakness
ARNA menguat 3,73% ke Rp 695 disertai dengan munculnya volume pembelian. Pada timeframe weekly, selama ARNA masih mampu berada di atas Rp 630 sebagai stoplossnya, maka posisi ARNA saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1 dari wave (5).
Buy on Weakness: Rp 660-680
Target Price: Rp 745, Rp 820
Stoploss: below 630 (weekly)

ASSA – Spec Buy
ASSA menguat 1,75% ke Rp 870 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas Rp 855 sebagai stoplossnya, maka posisi ASSA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (iii), sehingga ASSA berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: Rp 860-870
Target Price: Rp 945, Rp 995
Stoploss: below Rp 855

BBCA – Accum Buy
BBCA terkoreksi ke Rp 9.575 disertai dengan munculnya volume penjualan. Saat ini, kami memperkirakan posisi BBCA sedang berada di akhir wave i dari wave (iii) pada label hitam, sehingga BBCA akan rawan terkoreksi untuk membentuk wave ii. Manfaatkan koreksi BBCA untuk melakukan akumulasi.
Accum Buy: Rp 9.150- Rp 9.400
Target Price: Rp 9.750, Rp 9.900
Stoploss: below Rp 8.975

BACA JUGA:   Laba Metland Naik

BEST – Buy on Weakness
BEST menguat 2,14% ke Rp 143 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Saat ini, posisi BEST diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (c) dari wave [iii], sehingga BEST masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp 138-142
Target Price: Rp 151, Rp 161
Stoploss: below Rp 131 per unit.

Tags: ihsgindeks
Previous Post

DBaaS Solusi untuk Menyimpan dan Mengatur Data Sensitif Perusahaan

Next Post

Penerimaan Pajak Turut Naikkan Cadangan Devisa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR