TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Analis Indo Premier Rekomendasikan Saham ELSA, ESSA, PTMP

Achmad Adhito
16 January 2024 | 07:14
rubrik: Capital Market
Manuver Obligasi Mandala Multifinance Gaet Single A

Sumber Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah -1,49% ke level 7.241 pada Jumat, 12 Januari 2024. Community Lead IPOT/Indo Premier Sekuritas, Angga Septianus, dalam riset terbaru yang diterima Majalah TopBusiness (15/1/2024), menjelaskan pergerakan IHSG pada minggu lalu terpengaruh net inflow sebesar Rp1,12 triliun. Hal itu dengan top inflow pada emiten BMRI sebesar Rp2,8 triliun, BBRI sebesar Rp2,7 triliun dan BBCA sebesar Rp2,6 triliun.

Pada minggu lalu, terang Angga, investor domestik melakukan aksi jual dan dibeli asing. Sementara itu sektor yang menjadi top loser pada minggu lalu yakni IDXBASIC sebesar -6,12% dan IDXINFRA yang melemah sebesar -2,76%. Dan sektor yang menjadi top gainer minggu lalu yakni IDXFINANCE sebesar+3,09% dan DXCYCLIC sebesar +3,07%.

Tiga sentimennya yang memengaruhi pergerakannya IHSG-nya pada minggu lalu yakni dari dalamnya negeri, ada consumer confidence yang naik ke 123,8 (+0,2 poin) atau masih di bawah konsensus (124). Selanjutnya sentimen dari luar negeri ada dari US di mana 10Y yield turun 6 bps dalam seminggu dan di tutup di 3,9427% (dari 4,002%), inflasi naik sedikit di atas konsensus. Inflasi inti turun. Probabilitas pemangkasan suku bunga di Q1 menurun, Core Inflation Rate YoY 3,9% (konsensus 3,8%, prev 4%), Inflation Rate YoY 3,4% (konsensus 0,3%, prev 3,1%) dan Inflation Rate MoM 3,3% (consensus 3,2%, prev 3,1%).

“Sentimen luar negeri selanjutnya yakni Arab Saudi yang menurunkan harga minyak. WTI & Brent langsung turun 3-4%,tapi besoknya rebound karena ada supply concern dari konflik Timur Tengah,” tegasnya.

Berbicara tentang potensi market pada minggu ini, Angga mengimbau para trader untuk memerhatikan sejumlah sentimen yang bakal memengaruhi pergerakan IHSG. Sentimen yang dimaksud adalah neraca dagang dengan konsensus $1,92B, di mana sebelumnya sebesar 2,41B.

BACA JUGA:   Pekan Ini, Saham Ini Direkomendasikan Saat Kemungkinan January Effect

Selanjutnya ada sentimen nickel over supply, di mana big players (BYD) di dunia banyak yang beralih ke lithium. Big player yang sebelumnya menggunakan nikel kini beralih ke lithium. Menariknya, Indonesia memiliki cadangan harta karun super langka lithium di di Bledug Kuwu, Grobogan, Jawa Tengah.

Sementara itu, sentimen positif yang wajib diperhatikan yakni natural gas yang naik +7%. Saat ini demand natural gas naik, tapi supply-nya terganggu karena gangguan beberapa pabrik.

“Karena demand tinggi, tapi supply sedikit maka emiten-emiten natural gas wajib dicermati. Emiten-emiten gas diperkirakan akan melaju lebih kencang,” tandasnya.

Mengacu data-data ekonomi dan sentimen di atas, PT Indo Premier Sekuritas merekomendasikan 3 saham untuk trading pada minggu ini hingga 19 Januari 2024 mendatang, yakni Buy ELSA (Support: 400, Resistance: 434), Buy ESSA (Support: 570, Resistance: 660) dan Buy PTMP (Support: 214, Resistance: 270).

Tags: Indo premier sekuritasipotrekomendasi saham mingguan
Previous Post

Indeks masih Diuji di Area Pelemahan

Next Post

Baja Struktur dari Bekasi Senilai USD2 Juta Diekspor ke Kanada

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR