TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Berpeluang Lanjutkan Penguatan

Agus Haryanto
17 January 2024 | 04:25
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia berpeluang lanjutkan penguatan.

Melalui mncsekuritas.id, terlihat bahwa indeks komposit Jakarta ini, riset memperlihatkan MNCS Daily Scope Wave 17 Januari 2024.

IHSG menguat 0,26% di 7.242 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan IHSG belum mampu untuk menembus MA20. Selama IHSG masih mampu bergerak di atas 7.152 sebagai support terdekatnya, maka posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave b dari wave (ii) dari wave [iii], sehingga IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji 7.307. Namun, waspadai apabila IHSG menembus 7.152 maka IHSG akan mengarah ke 7.021-7.111.
Support: 7.152, 7.045
Resistance: 7.323, 7.403

Sejumlah saham yang bisa dicerna, sebagai berikut:

ENRG – Spec Buy
ENRG ditutup flat ke Rp 242 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama ENRG masih mampu berada di atas Rp 236 sebagai stoplossnya, maka posisi ENRG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave v dari wave (iii), sehingga ENRG masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: Rp 238-242
Target Price: Rp 258, Rp 264
Stoploss: below Rp 236

ESSA – Buy on Weakness
ESSA terkoreksi ke Rp 590 dan masih didominasi oleh volume penjualan, namun koreksi ESSA masih tertahan oleh MA60. Saat ini, posisi ESSA diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave (b), sehingga ESSA akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: Rp 545-590
Target Price: Rp 620, Rp 665
Stoploss: below Rp 510

INCO – Buy on Weakness
INCO ditutup flat ke Rp 4.150 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama INCO masih mampu berada di atas Rp 4.100 sebagai stoplossnya, maka posisi INCO saat ini sedang berada di awal wave [iii], sehingga INCO masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp 4.120-4.140
Target Price: Rp 4.380, Rp 4.720
Stoploss: below Rp 4.100

BACA JUGA:   Pasar Bisa Koreksi Wajar, Saham INET, BRMS, MBMA, UNTR, ARCI, dan HRTA Direkomendasikan

MBMA – Spec Buy
MBMA menguat 3,13% ke 660 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Saat ini, kami perkirakan posisi MBMA sedang berada di akhir wave (v) dari wave [iii], sehingga MBMA berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: Rp 645-660
Target Price: Rp 690-705
Stoploss: below Rp 640.

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Menyambangi Kantor PT SEI yang Nyaman Plus Hemat Listrik Negara

Next Post

Menteri Basuki Targetkan IPAL dan TPST di IKN Nusantara Beroperasi Agustus 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR