Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia dibayangi aksi jual.
Melalui mncsekuritas.id, terlihat bahwa indeks komposit Jakarta ini, riset memperlihatkan MNCS Daily Scope Wave 19 Januari 2024.
IHSG menguat 0,73% ke 7.252 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan IHSG masih belum mampu menembus MA20. Dapat dicermati untuk support terdekat di 7.152, worst case scenario apabila IHSG break support tersebut diperkirakan pergerakan IHSG saat ini sedang membentuk wave c dari wave (ii) sehingga IHSG akan rawan melanjutkan koreksinya menguji ke 7.021-7.111. Namun demikian, best case bila IHSG masih mampu bertahan di atas area tersebut, maka terdapat kemungkinan IHSG akan menguji kembali 7.278-7.307 untuk membentuk wave b dari wave (ii).
Support: 7.152, 7.045
Resistance: 7.323, 7.403
Sejumlah saham yang bisa dicermati, antara lain:
AMMN – Buy on Weakness
AMMN menguat 3,82% ke Rp 7.475 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas Rp 7.175 sebagai stoplossnya, maka posisi AMMN saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c].
Buy on Weakness: Rp 7.300-7.425
Target Price: Rp 7.775, Rp 8.000
Stoploss: below Rp 7.175
ANTM – Spec Buy
ANTM menguat 0,93% ke Rp 1.620 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas Rp 1.580 sebagai stoplossnya, maka posisi ANTM saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [i].
Spec Buy: Rp 1.605-1.620
Target Price: Rp 1.690, 1.740
Stoploss: below Rp 1.580
ARTO – Buy on Weakness
ARTO menguat 0,30% ke Rp 3.380 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas Rp 3.030 sebagai stoplossnya, maka posisi ARTO saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [b].
Buy on Weakness: Rp 3.200-3.310
Target Price: Rp 3.480, Rp 3.600
Stoploss: below Rp 3.030
BBRI – Buy on Weakness
BBRI terkoreksi 0,43% ke Rp 5.750 dan masih didominasi oleh volume penjualan, namun koreksi BBRI masih tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, posisi BBRI saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iii], sehingga BBRI masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: Rp 5.525-5.650
Target Price: Rp 5.900, Rp 6.150
Stoploss: below Rp 5.450
