TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Dibayangi Aksi Jual

Agus Haryanto
19 January 2024 | 06:55
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia dibayangi aksi jual.

Melalui mncsekuritas.id, terlihat bahwa indeks komposit Jakarta ini, riset memperlihatkan MNCS Daily Scope Wave 19 Januari 2024.

IHSG menguat 0,73% ke 7.252 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan IHSG masih belum mampu menembus MA20. Dapat dicermati untuk support terdekat di 7.152, worst case scenario apabila IHSG break support tersebut diperkirakan pergerakan IHSG saat ini sedang membentuk wave c dari wave (ii) sehingga IHSG akan rawan melanjutkan koreksinya menguji ke 7.021-7.111. Namun demikian, best case bila IHSG masih mampu bertahan di atas area tersebut, maka terdapat kemungkinan IHSG akan menguji kembali 7.278-7.307 untuk membentuk wave b dari wave (ii).
Support: 7.152, 7.045
Resistance: 7.323, 7.403

Sejumlah saham yang bisa dicermati, antara lain:

AMMN – Buy on Weakness
AMMN menguat 3,82% ke Rp 7.475 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas Rp 7.175 sebagai stoplossnya, maka posisi AMMN saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c].
Buy on Weakness: Rp 7.300-7.425
Target Price: Rp 7.775, Rp 8.000
Stoploss: below Rp 7.175

ANTM – Spec Buy
ANTM menguat 0,93% ke Rp 1.620 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas Rp 1.580 sebagai stoplossnya, maka posisi ANTM saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [i].
Spec Buy: Rp 1.605-1.620
Target Price: Rp 1.690, 1.740
Stoploss: below Rp 1.580

ARTO – Buy on Weakness
ARTO menguat 0,30% ke Rp 3.380 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas Rp 3.030 sebagai stoplossnya, maka posisi ARTO saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [b].
Buy on Weakness: Rp 3.200-3.310
Target Price: Rp 3.480, Rp 3.600
Stoploss: below Rp 3.030

BACA JUGA:   Waspadai Koreksi Wajar Indeks

BBRI – Buy on Weakness
BBRI terkoreksi 0,43% ke Rp 5.750 dan masih didominasi oleh volume penjualan, namun koreksi BBRI masih tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, posisi BBRI saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iii], sehingga BBRI masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: Rp 5.525-5.650
Target Price: Rp 5.900, Rp 6.150
Stoploss: below Rp 5.450

Tags: ihsgindeks
Previous Post

PUPR: Layanan Jalan dan Tol Baru Perlancar Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

Next Post

Di Swiss, Menkeu Dorong MDB Atasi Kesenjangan Finansial

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR