TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks masih Rawan Koreksi

Agus Haryanto
22 January 2024 | 05:15
rubrik: Ekonomi
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia masih rawan koreksi.

Melalui mncsekuritas.id, terlihat bahwa indeks komposit Jakarta ini, riset memperlihatkan MNCS Daily Scope Wave 22 Januari 2024.

IHSG terkoreksi 0,35% ke 7.272 disertai volume penjualan, kembali IHSG belum mampu menembus MA20. Cermati support terdekat di 7.152, apabila IHSG menembus support tersebut diperkirakan pergerakan IHSG saat ini sedang membentuk wave c dari wave (ii) sehingga IHSG akan rawan melanjutkan koreksinya menguji ke 7.021-7.111. Namun, bila IHSG masih mampu bertahan di atas area tersebut, maka terdapat kemungkinan IHSG akan menguji kembali 7.278-7.307 untuk membentuk wave b dari wave (ii).
Support: 7.152, 7.045
Resistance: 7.323, 7.403

Sejumlah saham yang layak dicermati,

ADMR – Buy on Weakness
ADMR menguat 0,78% ke Rp 1.295 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Saat ini, posisi ADMR diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave ii dari wave (c). Hal tersebut berarti, ADMR masih rawan terkoreksi kembali dan manfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: Rp 1.200-1.260
Target Price: Rp 1.425, Rp 1.550
Stoploss: below Rp 1.180

BSDE – Spec Buy
BSDE ditutup flat ke Rp 1.045 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama BSDE masih mampu berada di atas Rp 1.025 sebagai stoplossnya, maka posisi BSDE saat ini sedang berada di awal wave iii dari wave (c).
Spec Buy: Rp 1.030-1.045
Target Price: Rp 1.075, Rp 1.120
Stoploss: below Rp 1.025

ITMG – Buy on Weakness
ITMG terkoreksi 1,11% ke Rp 26.800 disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan. Saat ini, posisi ITMG diperkirakan sedang berada di awal wave (iv) dari wave [i] dari wave C, sehingga pergerakan ITMG masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: Rp 25.725-26.625
Target Price: Rp 27.150, Rp 28.250
Stoploss: below Rp 24.525

BACA JUGA:   Gempa Cianjur, Pertamina Patra Niaga Pastikan Operasional Berjalan Lancar

PGAS – Buy on Weakness
PGAS menguat 0,88% ke Rp 1.150 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatan PGAS tertahan MA60. Kami perkirakan, posisi PGAS sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave A dari wave (B), sehingga PGAS masih rawan berbalik terkoreksi.
Buy on Weakness: Rp 1.110-Rp 1.140
Target Price: Rp 1.190, Rp 1.240
Stoploss: below Rp 1.095 per unit.

Previous Post

FGD Panas Bumi UNSADA

Next Post

Menteri Basuki : Kuartal I 2025 Ruas Banyurejo – Sleman Rampung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR