Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia masih rawan melemah.
Melalui mncsekuritas.id, terlihat bahwa indeks komposit Jakarta ini, riset memperlihatkan judul MNCS Daily Scope Wave 30 Januari 2024.
IHSG menguat 0,28% ke 7.157 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun pergerakannya masih berada di fase downtrendnya. Saat ini posisi IHSG diperkirakan sedang berada di awal wave c dari wave (ii) sehingga pergerakannya masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 6.925-7.021. Meskipun menguat, diperkirakan akan cenderung terbatas untuk menguji 7.140-7.165.
Support: 7.092, 7.045
Resistance: 7.271, 7.323
Sejumlah saham yang dapat diperhatikan.
BMRI – Buy on Weakness
BMRI menguat 2,78% ke Rp 6.475 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian dan mampu menembus MA20. Namun demikian, kami memperkirakan posisi BMRI saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v], sehingga pergerakan BMRI masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: Rp 6.050-6.275
Target Price: Rp 6.575, 6.875
Stoploss: below Rp 5.975
CMRY – Buy on Weakness
CMRY ditutup flat di Rp 4.040 disertai dengan munculnya volume pembelian. Saat ini, kami perkirakan pergerakan CMRY sedang berada pada bagian akhir dari wave b dari wave (iii), sehingga koreksi CMRY relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: Rp 3.960-4.030
Target Price: Rp 4.230, Rp 4.310
Stoploss: below Rp 3.870
SMGR – Buy on Weakness
SMGR menguat 0,40% ke Rp 6.200 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatan SMGR masih tertahan oleh MA20. Kami memperkirakan, posisi SMGR saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave C dari wave (Y), sehingga pergerakan SMGR berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp 6.000-6.125
Target Price: Rp 6.375, Rp 6.725
Stoploss: below Rp 5.850
UNTR – Buy on Weakness
UNTR menguat 1,52% ke Rp 23.325 dan disertai oleh volume pembelian. Selama UNTR masih mampu bergerak di atas Rp 22.325 sebagai stoplossnya, maka posisi UNTR saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave C dari wave (A), sehingga UNTR masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp 22.700-23.100
Target Price: Rp 23.875, Rp 24.850
Stoploss: below Rp 22.325.
