TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sadar Kurang Produk, BEI Persingkat Proses Administrasi Aksi Korporasi

Nurdian Akhmad
27 July 2016 | 17:56
rubrik: Business Info

Jakarta-Thebusinessnews. Produk produk investasi pasar modal dalam negeri harus diakui masih kekurangan jika di lihat dari jumlahnya, padahal pada pemerintah memperkirakan  dana repatriasi yang mengalir kedalam negeri akan mencapai Rp 1000 triliun. Ketidak sesuaian dua hal itu akan berpotensi menimbulkan gelembung harga saham.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio mengakui bahwa saat ini produk investasi pasar modal memang terbatas, untuk itu ia terus mendorong untuk menambah produk bagi dari emiten baru maupun penerbitan saham baru ataupun penerbitan efek efek lainnya.

“Memang sisi suply jadi perhatian kami, namum saat ini sudah banyak yang akan masuk, “ ujar dia di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu(27/7/2016).

Ia menjelaskan, saat ini sudah banyak pihaknya berkomunikasi dengan dia dalam rangka rencana aksi korporasi penerbitan efek. Bahkan kata dia, beberapa pihak peserta pengampunan pajak akan mengakui aset dan akan dilanjutkan dengan menjadikan perusahaan tersebut menjadi perusahaan terbuka. “Ada yang menyampaikan ingin menjadikan aset-nya sebagai perusahaan terbuka, “ ungkap dia.

Untuk mempercepat rencana aksi korporasi dari peserta pengampunan pajak dan menambah produk investasi, pihaknya akan berusaha memperlancar upaya itu. Salah satunya dengan mempercepat proses administrasi di BEI. “Tadinya dua minggu sekarang kami akan percepat jadi satu minggu, “ terang dia.

Langkah ini sejalan dengan hal serupa yang dilakukan OJK ( Otoritas Jasa Keuangan ), dalam proses perijinan aksi korporasi regulator pasar modal itu akan berusaha mempersiangkat proses tersebut dari 30-35 hari menjadi 21 hari.( az)

BACA JUGA:   Kolaborasi Alfamart-NFCX Jaga Loyalitas Konsumen via Digital
Previous Post

Berita Foto : AMT berikan solusi IT

Next Post

Distributor Khong Guan Dengan Omzet Rp 40 Juta Perhari Dapat Pendanaan BMRI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR