TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PTPP Garap Green Building BNI di PIK 2

Achmad Adhito
21 February 2024 | 15:36
rubrik: Capital Market
Insinyur Muda Tangguh Diperlukan di Era Industri 4.0

Sumber Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—PT PP (Persero), Tbk., melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek gedung BNI (Bank Negara Indonesia) yang berlokasi di Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta. Itu adalah gedung yang mengusung konsep Green Building dengan kualifikasi LEED Platinum Level Pertama di Indonesia.

Dirut PTPP Novel Arsyad, mengatakan dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham hari ini, bahwa pihaknya menargetkan meraih sertifikasi green building LEED untuk proses konstruksi. Kelak, gedung BNI di kawasan PIK 2 ini akan menjadi gedung BUMN pertama di Indonesia yang mengimplementasikan green building dengan kualifikasi LEED Platinum Level.

PTPP akan berkomitmen untuk mengirimkan tim terbaik agar pembangunan gedung BNI di Kawasan PIK 2 ini dapat selesai dengan kualitas terbaik, tepat waktu, zero accident serta tetap memperhatikan kaidah manajemen risiko dan selalu memperhatikan keberlangsungan lingkungan sekitar.

Proyek pembangunan gedung BNI di kawasan PIK 2 ini memiliki nilai kontrak senilai Rp1,4 triliun dengan masa pelaksanaan selama 17 bulan. Dan merupakan proyek rancang bangun yang terdiri dari 3 bangunan utama yang akan berdiri di lahan seluas 10.218 m2.

BACA JUGA:   Kontrak Baru PTPP Ditarget Naik 45%
Tags: bnigreen buildingleed platinum level green buildingpik2PTPP
Previous Post

Biofarma Group dan PT Pindad Medika Kolaborasi Penyediaan Produk Kesehatan

Next Post

BI Rate Tetap di 6%

Comments 1

  1. Widi says:
    1 year ago

    Konsep Green Building dengan sertifikasi LEED Platinum Level memang menjanjikan, tetapi proyek sebesar ini berpotensi membawa dampak negatif pada lingkungan sekitar, seperti perubahan ekosistem, polusi selama konstruksi, atau peningkatan lalu lintas di kawasan PIK 2. PT PP dan BNI perlu memastikan adanya mitigasi dampak lingkungan yang konkret, seperti penghijauan kembali atau kemungkinan penggunaan material yang ramah lingkungan.
    Dengan nilai kontrak mencapai Rp 1,4 triliun, pertanyaan muncul tentang efisiensi alokasi dana. Apakah investasi sebesar ini benar-benar memberikan dampak langsung yang signifikan bagi masyarakat luas atau hanya menguntungkan pihak tertentu? Dalam proyek berskala besar, transparansi anggaran harus menjadi prioritas untuk menghindari pemborosan atau potensi penyalahgunaan dana.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR