Jakarta, TopBusiness—Pada Februari 2024 terjadi inflasi year on year (YoY) sebesar 2,75 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,58. Inflasi YoY terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 6,36 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,90 persen; dan lain-lain.
Hal tersebut dijelaskan dalam rilis data inflasi terbaru dari Badan Pusat Statistik RI (BPS), hari ini.
Tingkat inflasi month to month (M to M) Februari 2024 sebesar 0,37 persen; tingkat inflasi year to date (YtD) Februari 2024 sebesar 0,41 persen.
Inflasi provinsi YoY tertinggi terjadi di Provinsi Papua Selatan sebesar 4,61 persen dengan IHK sebesar 106,70. Sedangkan terendah terjadi di Provinsi Papua Barat Daya sebesar 1,81 persen dengan IHK sebesar 103,44.
Adapun inflasi kabupaten/kota YoY tertinggi terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 6,06 persen dengan IHK sebesar 107,25. Dan terendah terjadi di Kabupaten Belitung Timur sebesar 0,25 persen dengan IHK sebesar 103,48.
