Jakarta-Thebusinessnews. International Islamic Trade Finance Corporation (ITFC) sepakat melakukan kerjasama dengan Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI).Dengan meresmikan program pengembangan dan pendanaan inovatif yang akan mentranformasikan rantai pasokan (supplay chain) kopi Indonesia
CEO ITFC, Eng, Hani Salem Sonbol mengataka program ini mulai dari pemilik perkebunan kecil dan besar. Lantas juga dari para pelaku rantai pasokan termasuk pedagang tingkat kabupaten, eksportir, asosiasi eksportir dan industri pengolahan.
“Juga untuk meningkatkan promosi untuk meningkatkan dan memperkuat perdagangan dan juga pula peningkatan kapasitas produksi dari para petani kopi,” ujar dia di Jakarta, Kamis(4/5/2016).
Ia melanjutkan ITFC akan melakukan pendanaan sehingga dapat dimanfaatkan oleh berbagai koperasi perkopian dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di seluruh Indonesia agar para pelaku UKM dan Koperasi dapat meningkatkan kelas sebagai ekportir kopi ke pasar global. “ Kami akan memberikan Dana Hibah USD 70.000,” kata dia.
Selain itu, PT Coffindo turut memberikan dana hibah USD 30.000 dan lahan seluas 2 hektar. Dana itu diperuntukan pendirian Farmers Traning Centre (FTC). Tahap pertama Farmers Traning Centre akan berlokasi di Kabupaten Pak Pak, Sumatera Utara. FTC ini akan mendukung pelaksanaan pendidikan dan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) petani kopi khususnya di Kabupaten Pak Pak.
Ketua Umum AEKI Irfan Anwar menegaskan, bahwa kerjasama ini akan memberikan manfaat besar bagi pelaku perkopian, baik itu dalam peningkatan kemampuan para petani dan juga pula akan memberikan akses pasar untuk tujuan Afrika yang selama ini belum tergarap.”Harapan kami dengan kerjasama ini produksi kopi akan dapat meningkat 1,5 sampai 2 ton per hektar, yang saat ini produksi kopi petani hanya mencapai 700 kg per hektar,” tegas Irfan. (Alb)
