TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IFTC Hibahkan USD 70.000 Kepada Petani Kopi

Nurdian Akhmad
5 August 2016 | 06:59
rubrik: Capital Market
IFTC  Hibahkan USD 70.000 Kepada Petani Kopi

Tanaman Kopi (Foto: Istimewa)

Jakarta-Thebusinessnews. International Islamic Trade Finance Corporation (ITFC) sepakat melakukan kerjasama dengan Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI).Dengan  meresmikan  program pengembangan dan pendanaan inovatif yang akan mentranformasikan rantai pasokan (supplay chain) kopi Indonesia

CEO ITFC, Eng,  Hani Salem Sonbol mengataka program ini mulai dari pemilik perkebunan kecil dan besar. Lantas juga dari para pelaku rantai pasokan termasuk pedagang tingkat kabupaten, eksportir, asosiasi eksportir dan  industri pengolahan.

“Juga untuk meningkatkan promosi untuk meningkatkan dan memperkuat perdagangan dan juga pula peningkatan kapasitas produksi dari para petani kopi,” ujar dia di Jakarta, Kamis(4/5/2016).

Ia melanjutkan ITFC akan melakukan pendanaan sehingga  dapat dimanfaatkan oleh berbagai koperasi perkopian dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di seluruh Indonesia agar para pelaku UKM dan Koperasi dapat meningkatkan kelas sebagai ekportir kopi ke pasar global. “ Kami akan memberikan Dana Hibah USD 70.000,” kata dia.

Selain itu, PT Coffindo turut memberikan dana hibah USD 30.000 dan lahan seluas 2 hektar. Dana itu diperuntukan pendirian Farmers Traning Centre (FTC). Tahap pertama Farmers Traning Centre akan berlokasi di Kabupaten Pak Pak, Sumatera Utara. FTC ini akan mendukung pelaksanaan pendidikan dan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) petani kopi khususnya di Kabupaten Pak Pak.

Ketua Umum AEKI Irfan Anwar menegaskan, bahwa kerjasama ini akan memberikan manfaat besar bagi pelaku perkopian, baik itu dalam peningkatan kemampuan para petani dan juga pula akan memberikan akses pasar untuk tujuan Afrika yang selama ini belum tergarap.”Harapan kami dengan kerjasama ini produksi kopi akan dapat meningkat 1,5 sampai 2 ton per hektar, yang saat ini produksi kopi petani hanya mencapai 700 kg per hektar,” tegas Irfan. (Alb)

BACA JUGA:   Dorong IPO NICE, KB Valbury Sekuritas Fasilitasi Akuisisi Lintas Negara

 

Previous Post

TINS Akan Divestasi Saham Pada PT Rumah Sakit Bakti Timah

Next Post

BEI Terus Selidiki Dugaan Transaksi Terafliasi Saham HMSP

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR