TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ini 3 Saham Rekomendasi IPOT untuk Minggu Ini

Achmad Adhito
4 March 2024 | 10:18
rubrik: Capital Market
Tinggal Satu Tahun Jabatan Direksi BEI, Rasio Emiten Dan AB Masih Buruk

Ilustrasi Bursa Saham/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Untuk 4-8 Maret 2024 di Bursa Efek Indonesia (BEI), ada tiga sentimen yang wajib diperhatikan para trader. “Yakni RUPS big banks, pandangan Jerome Powell dalam penentuan tingkat suku bunga dan non-farm payroll AS bulan februari,” kata analis saham dari PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Dimas Krisna Ramadhani, dalam riset terbaru yang diterima Majalah TopBusiness, hari ini.

Terkait sentimen RUPS big banks, pada minggu ini emiten big banks IHSG (BBCA, BMRI, BBNI) akan melakukan RUPS yang salah satu agendanya akan membahas mengenai rencana pembagian dividen untuk tahun buku 2023. Pada Jumat lalu BBRI sudah melakukan RUPS dan sepakat untuk membagikan dividen untuk tahun buku 2023 sebesar Rp 235/saham setara 3,8% dividend yield atau 80% payout ratio.

“Hal ini menjadi katalis positif bagi indeks dan juga yang ditunggu oleh pelaku pasar mengenai pembagian dividend big banks. Pasalnya kenaikan yang terjadi pada IHSG dalam 2 bulan pertama di 2024, ditopang oleh sektor keuangan dan hal ini diprediksi menjadi sentimen positif untuk kembali membuat IHSG naik dan mencetak ATH baru.”

Sentimen selanjutnya terkait pandangan Jerome Powell dalam penentuan tingkat suku bunga, yakni pada Rabu dan Kamis mendatang Gubernur The Fed (Jerome Powell) akan menyampaikan pandangannya terkait kondisi ekonomi termasuk inflasi yang terjadi di AS selama sebulan terakhir. Pandangan ini akan sangat berpengaruh terhadap indeks dan menjadi arah kebijakan sebelum pertemuan FOMC berikutnya yang dilakukan The Fed pada 21 Maret mendatang.

“Pelaku pasar dapat mengantisipasi apa yang akan dilakukan oleh The Fed pada FOMC mendatang melalui pandangan yang disampaikan Powell pada Rabu dan Kamis esok. Pelaku pasar berharap bahwa tingkat inflasi dapat segera terkendali dengan semakin mendekati target yakni 2%, sehingga suku bunga acuan dapat segera turun dan berimbas positif bagi indeks saham,” Dimas menganalisis.

BACA JUGA:   Indo Premier Gelar Festival ETF

Sementara itu terkait sentimen non-farm payroll AS Bulan Februari, pada Jumat akhir pekan ini akan rilis data ketenagakerjaan yang menggambarkan kondisi ekonomi di AS dan tingkat inflasi di sana. Berdasarkan konsensusnya NFP untuk bulan Februari atau penambahan tenaga kerja diprediksi akan mendapat tambahan tenaga kerja sebesar 200 ribu. Pada bulan sebelumnya, NFP tercatat tambahan tenaga kerja sebesar 353.000, yang jauh berada di atas konsensusnya yang hanya sebesar 180 ribu. Hal ini menandakan kuatnya kondisi tenaga kerja di AS.

“Bagai pisau bermata dua, ketika data tenaga kerja menunjukkan hal yang positif dengan banyaknya tambahan tenaga kerja berimbas terhadap berputarnya roda ekonomi. Namun di sisi lain, jika hal ini tidak dapat dikendalikan dengan baik, bisa membuat tingkat inflasi semakin menjauh dari target yang ditetapkan di 2024 yakni 2%,” terangnya.

Didasarkan pada data-data ekonomi dan sentimen di atas, PT Indo Premier Sekuritas yang berkomitmen mengedukasi masyarakat untuk mulai belajar investasi tanpa registrasi dengan #PakeAjaDulu IPOT dan terus meng-update rumor seputar saham-saham berpotensi di IPOT Buzz, merekomendasikan 3 saham selain saham bank untuk trading pada minggu ini hingga Jumat, 8 Maret 2024.

Itu adalah saham dengan kode berikut ini: Buy ISAT (Support: 11.000, Resistance: 13.00), Buy on Pullback AKRA (Support: 1.675, Resistance: 1850) dan Buy on Pullback GJTL (Support: 1.105, Resistance: 1.240).

Tags: Indo premier sekuritasipotrekomendasi saham mingguansaham big banks
Previous Post

BEI Cabut Suspensi CGAS dan CGAS-W

Next Post

Masuk Pasar Hunian Non-Subsidi, Arrayan Group Luncurkan Cluster Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR