Jakarta, TopBusiness – PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA Comfeed Indonesia) kembali terpilih sebagai kandidat peraih penghargaan TOP CSR Awards yaitu kegiatan pembelajaran bersama dan penghargaan tahunan bidang CSR terbesar tingkat nasional. Tahun 2023 lalu, JAPFA Comfeed Indonesia meraih penghargaan TOP CSR Awards 2023 Bintang 4
Dalam sesi Penjurian TOP CSR Awards Awards 2024, Selasa, 12/03/2024, secara online, Argha Akbar Purwonugroho selaku Social Investment Senior Officer membawakan materi presentasi bertajuk “Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama.”
Kepada dewan juri, ia memaparkan sejumlah program CSR unggulan yang telah dijalankan JAPFA Comfeed Indonesia dalam 1-2 tahun terakhir, antara lain: JAPFA for Kids, Hutan Kota Sragen, dan Bank Sampah.
TOP CSR Awards diselenggarakan majalah Top Business, yang diterbitkan oleh PT Madani Solusi Internasional (MSI Group), bekerja sama dengan sejumlah asosiasi yang berkecimpung di bidang CSR, Bisnis, GCG serta GRC, serta sejumlah perusahaan konsultan CSR dan Bisnis.
Tema TOP CSR Awards 2024 adalah “CSR & ESG Innovation Programs for Sustainable Business Growth” atau inovasi-inovasi program CSR yang mendukung tumbuhnya bisnis perusahaan secara berkelanjutan.
Tujuannya, pertama, memberikan apresiasi atau penghargaan tertinggi, kepada perusahaan-perusahaan, yang dinilai berhasil dalam menjalankan program CSR/TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan),yang efektif dan berkualitas. Kedua, sebagai sarana pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelaksanaan program CSR perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia.
Turut hadir dari JAPFA Comfeed Indonesia dalam sesi Penjurian yaitu: Azrie Syarief selaku Social Investment Assistant Manager, dan Ida.
Bertindak selaku dewan juri: Melani K. Harriman, A.J. Boesra, Syaifudin, Setia Damayanti, dan Nurdiman Rizal. Mereka pun memberikan apresiasi positif terhadap program CSR JAPFA.
Program CSR Unggulan
Kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 20204, Argha memaparkan Program CSR unggulan JAPFA Comfeed Indonesia, yang telah berhasil dijalankan perusahaan dalam 1-2 terakhir.
Pertama, JAPFA for Kids merupakan program kepedulian sosial JAPFA Comfeed Indonesia. Program ini berkontribusi pada peningkatan kualitas asupan gizi anak Indonesia dengan membangun Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta konsumsi makanan bergizi di sekolah dasar.
Telah dilaksanakan di seluruh Indonesia dari Aceh hingga Kendari sejak tahun 2008. Program ini dilaksanakan di sekitar area kerja dari JAPFA Comfeed Indonesia meliputi Pabrik, Farm, Mitra, dan Pelanggan.
“Saat ini telah menjangkau 87 sekolah di 6 lokasi. Dengan Sasaran Langsung yaitu Siswa Malnutrisi 1754, Siswa 13.133, dan Guru 1050. Sementara Sasaran Tidak Langsung yaitu Orang tua siswa sebanyak 1754 orang,” ungkap Argha.
“Durasi program 6 bulan yaitu Juli-Desember 2023, Pendampingan fasilitator selama 4 bulan, dan Intervensi siswa malnutrisi selama 3 bulan.”
“Tahun 2023 siswa program intervensi telur hanya diberikan kepada siswa gizi buruk dan siswa gizi kurang. Kami berkomitmen hingga 2030 dapat meng-intervensi 10.000 anak malnutrisi di Indonesia,” tegas Argha.
Program CSR berikutnya, Hutan Kota Sragen. Hutan kota, sebagai bagian dari Ruang Terbuka Hijau Wilayah Perkotaan, memiliki fungsi untuk memperbaiki dan menjaga iklim mikro, resapan air, menciptakan keseimbangan dan keserasian lingkungan fisik kota, dan mendukung keanekaragaman hayati Indonesia.
“Di Sragen, JAPFA turut mengembangkan Kawasan Edu-Konservasi Hutan Kota Plumbungan,” tutur Argha.
Bank Sampah. Melalui kegiatan Bank Sampah, JAPFA turut berpartisipasi dalam pengelolaan sumber daya yang tersedia berupa pengelolaan sampah menjadi added value masyarakat dan efisiensi dalam pengolahan limbah
Bank Sampah Resik Nguripi (Sirepi). Jumlah anggota bank sampah SiRepi per Desember 2023 sebanyak 170 orang, 12 mitra instansi, sekolah, bank sampah dan 2 Perusahaan.
“Capaian tahun 2023 ini dibandingkan tahun lalu terdapat peningkatan anggota baru sebanyak 5 orang individu dan 5 kelompok dari sekolah,” kata Argha.
Bank Sampah Karang Becik (Kecik). Jumlah anggota bank sampah Kecik per Desember 2023 sebanyak 163 orang, 3 mitra instansi, sekolah, bank sampah dan Perusahaan.
“Capaian tahun 2023 ini dibandingkan tahun lalu terdapat peningkatan anggota baru sebanyak 8 orang individu dan 1 kelompok dari sekolah,” tambahnya.
Budi Daya Maggot menjadi Minyak & Tepung. Pemanfaatan BSF sebagai agen biokonversi dapat meningkatkan nilai ekonomi limbah. Selain itu, maggot BSF yang dihasilkan merupakan sumber protein tinggi yang dapat dimanfaatkan menjadi tepung dan minyak maggot.
“Kedua produk turunan ini diharapkan nantinya bisa menjadi substitusi kebutuhan protein sebagai raw material pakan,” tutup Argha.
