Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan berpotensi melanjutkan penguatan.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (13/03/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan Hari Ini.
Bursa AS ditutup menguat pada Selasa (12/03). Dow Jones +0,61%, S&P 500 1,12% dan Nasdaq 1,54%. Saham-saham teknologi megacap mendorong kenaikan saat S&P 500 mencetak rekor all-time high setelah data inflasi terbaru menunjukkan level sesuai ekspektasi.
Pasar komoditas terpantau bergerak mixed pada Selasa (12/03). Minyak +0,52% ke level USD 77,96/bbl, batubara -1,77% ke level USD 130,65/ton, nikel 0,86% ke level USD 18.534, CPO +0,05% di level MYR 4.122, dan harga emas -0,19% ke level USD 2.162/toz.
Pasar Asia bergerak mixed pada Selasa (12/03). Nikkei -0,06%, Hang Seng +3,05%, Shanghai -0,41%, dan KOSPI +0,83%.
IHSG mengakhiri perdagangan pekan lalu dengan ditutup di level 7.381,9 (+0,11%) dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 1.236,9 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 1.232,5 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 4,4 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBRI (Rp 432,3 miliar), BBCA (Rp 253,2 miliar), dan BRIS (Rp 82,3 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak MBMA (Rp 33,9 miliar), CUAN (Rp 13,6 miliar), dan AMMN (Rp 12,6 miliar). Top leading movers emiten BBRI, BBNI, BYAN, sementara top lagging movers emiten BREN, TLKM, AMMN.
Pagi ini NIKKEI dibuka +0,81% dan KOSPI 0,30%. “Kami memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hari ini, seiring dengan sentimen positif dari pergerakan bursa global dan regional,” demikian tertulis.
