TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pendapatan Bumi Serpong Damai Tumbuh 12,74%

Achmad Adhito
15 March 2024 | 15:53
rubrik: Capital Market
Properti Komersial Cascade Studio Loft Dihadirkan di BSD City

Cascade Studio Loft BSD City (Istimewa)

Jakarta, TopBusiness—PT Bumi Serpong Damai, Tbk., (kode emiten: BSDE) anggota kelompok properti Sinar Mas Land dan pengembang BSD City, sebagai kota mandiri terbesar di Indonesia mengumumkan pencapaian FY2023 (audit).

Sepanjang 2023, BSDE berhasil meraih pendapatan usaha sebesar Rp11,54 triliun, tumbuh 12,74% yoy (year on year), dibandingkan tahun lalu tercatat sebesar Rp10,24 triliun.

“Pendapatan dari segmen penjualan tanah, bangunan dan strata title mendominasi pendapatan usaha. Pada akhir tahun 2023, segmen ini membukukan angka Rp9,83 triliun atau setara 85,15% dari total pendapatan usaha secara konsolidasian,” papar Hermawan Wijaya, Direktur Bumi Serpong Damai, dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham, hari ini.

Adapun segmen dengan kontributor terbesar kedua sepanjang 2023 berasal dari segmen sewa. Segmen tersebut membukukan pendapatan usaha sebesar Rp917,69 miliar atau 7,95% terhadap total pendapatan usaha secara konsolidasian.

Pertumbuhan pendapatan usaha juga diikuti oleh pertumbuhan beban pokok Penjualan (BPP) yang naik 50,39% menjadi Rp5,13 triliun. Sekadar informasi, tahun lalu pos ini tercatat sebesar Rp3,41 triliun.

Besaran pertumbuhan BPP yang lebih tinggi ketimbang pertumbuhan pendapatan usaha, menekan laba kotor menjadi Rp6,41 triliun. Terkoreksi tipis 6,07% dari pencapaian tahun sebelumnya Rp6,83 triliun.

Total beban usaha di akhir tahun 2023 tercatat tumbuh 12,19% menjadi Rp3,50 triliun dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp3,12 triliun. Hal ini menjadikan laba usaha terkoreksi 21,45% menjadi Rp2,91 triliun dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp3,71 triliun.

Keputusan manajemen untuk berinvestasi pada proyek-proyek yang potensial kembali membuahkan hasil. Pendapatan dividen tumbuh 51,01% menjadi Rp4,97 triliun dibandingkan tahun lalu Rp3,29 triliun.

Sedangkan pendapatan bunga dan investasi pun tumbuh positif 49,56% menjadi Rp497,14 miliar dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp332,40 miliar.

BACA JUGA:   Perhatikan, Duta Pertiwi Punya Anak Usaha Baru

Hermawan pun menjelaskan bahwa pencapaian tersebut mendorong angka laba sebelum pajak, menjadi Rp2,27 triliun, atau terkoreksi 14,73% dibandingkan pencapaian tahun 2022 sebesar Rp2,66 triliun.

Adapun laba bersih tercatat sebesar Rp1,95 triliun, atau turun 20,04% dibandingkan pencapaian tahun 2022 sebesar Rp2,43 triliun, hal ini disebabkan oleh naiknya harga pokok penjualan dan biaya operasional.

Hermawan menambahkan, “BSDE tahun ini kembali membukukan kinerja positif, baik top line maupun bottom line. Harapan kami, pasca-Pemilu, perekonomian nasional kembali berjalan normal.”

“Dengan posisi kas dan setara kas sebesar Rp9,43 triliun, serta persediaan sebesar Rp14,31, akan menjadi bekal positif bagi kami untuk melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan.”

Tags: BSDEBumi Serpong Damaihermawan wijaya
Previous Post

Ini Cara Bank DBS Indonesia Dorong Inklusi Finansial

Next Post

Meningkat lebih dari 100 Persen, Inilah Produk Inspiratif BPR Kotabaru yang Jadi Primadona

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR