TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BlueScope dan UMN Bersinergi Pangkas Emisi melalui Konstruksi Hijau

Albarsyah
15 March 2024 | 22:21
rubrik: Business Info
BlueScope dan UMN Bersinergi Pangkas Emisi melalui Konstruksi Hijau


Jakarta, TopBusiness – Penerapan konstruksi hijau berperan penting dalam upaya memangkas emisi gas rumah kaca (GRK).

Sebagai pelopor industri baja lapis premium di Indonesia sejak tahun 1973, NS BlueScope Indonesia (BlueScope) berperan aktif dalam mendorong efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan melalui inovasi material baja lapis dan baja lapis warna (midstream) serta implementasinya dalam berbagai produk dan
solusi bangunan (downstream).

Bersama anak usahanya, NS BlueScope Lysaght Indonesia, BlueScope juga berkomitmen untuk membangun industri konstruksi dalam negeri dengan menjaga mutu dan mendukung pendidikan arsitektur di Tanah Air. Untuk itu, berkolaborasi bersama mitra dengan semangat yang sama, seperti Universitas Multimedia Nusantara (UMN), menjadi bagian integral dalam upaya ini.

Project Marketing Manager & Country Innovation Lead PT NS BlueScope Indonesia
Monika Frederika menegaskan dukungan BlueScope terhadap pencapaian target Net
Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

“Untuk mengurangi emisi GRK pada sektor bangunan di Indonesia, kami berupaya mendorong konstruksi hijau di Indonesia dengan menghadirkan produk yang memiliki Green Label Certificate untuk kategori Gold dari Green Product Council Indonesia (GPCI), serta turut mempertimbangkan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Usaha (ESG),” kata Monika.

Salah satu produk ramah lingkungan BlueScope adalah Colorbond XRW dengan
Thermatech Solar Reflectance Technology, yang digunakan untuk atap bangunan UMN.
Atap bangunan ini tidak hanya memiliki nilai estetika yang tinggi dengan desain yang
menyerupai jaring laba-laba, tetapi juga dirancang untuk mengurangi penyerapan panas. Hal ini membantu menjaga kenyamanan di dalam bangunan, sambil mendukung kelestarian lingkungan.

Sebelumnya, bangunan kampus UMN berhasil meraih penghargaan kategori
“Pengaplikasian Konsep Ramah Lingkungan yang Paling Inspiratif” pada Steel Architectural Award 2017 berkat konsep platonic design dan ramah lingkungan yang diusung. Penghargaan oleh BlueScope ini mengapresiasi desain arsitektur yang menggunakan bahan Colorbond.

BACA JUGA:   PLN Terus Tawarkan Insentif Kendaraan Listrik

Selain itu, BlueScope juga berkontribusi dalam bidang pendidikan dengan memberikan kuliah umum bagi mahasiswa arsitektur dan sipil di berbagai kampus di Indonesia, salah satunya UMN. “Masa depan industri manufaktur tergantung pada desainer dan pembangun masa depan. Oleh karena itu, BlueScope berupaya untuk membagikan pengalaman industri guna mempercepat pertumbuhan dan perkembangan mahasiswa, terutama dalam mewujudkan pembangunan hijau yang berkelanjutan,” ungkap Marketing
Manager PT NS BlueScope Lysaght Indonesia Gede Wijaya.

Tags: NS BlueScope Lysaght
Previous Post

Daftar Paket Bukber Ramadhan 2024 di Restoran Kelolaan HKR

Next Post

Kementerian PUPR Bangun Stadion Utama Sumatera Utara di Deli Serdang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR