Jakarta, TopBusiness—Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin) memfasilitasi sebanyak 12 industri alat dan mesin pertanian (alsintan) dalam negeri untuk ikut berpartisipasi pada ajang bergengsi Salon International de l’Agriculture au Maroc (SIAM) Meknes ke-16 yang digelar di Meknes, Maroko pada 22-28 April 2024. Pameran ini berpotensi meningkatkan akses pasar produk alsintan lokal, mengingat Maroko merupakan negara hub perekonomian di Afrika, serta menjadi salah satu gerbang perdagangan dengan Eropa.
Hal tersebut dijelaskan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Sopar Halomoan Sirait, dalam keterangan tertulis untuk wartawan, kemarin malam.
Sirait berharap, dengan partisipasi 12 perusahaan nasional di SIAM Meknes 2024, dapat meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan Indonesia dengan Maroko ke depan.
Apalagi, SIAM Meknes ke-16 ini akan dihadiri sebanyak 1.500 peserta dari 70 negara, dengan target lebih dari 950.000 pengunjung.
“Guna meningkatkan hubungan kerjasama antar peserta, juga dilaksanakan lebih dari 40 konferensi dan business matching,” kata Duta Besar RI di Rabat, Maroko, Hasrul Azwar.
Adapun 12 peserta tersebut yakni PT Golden Agin Nusa, PT CBA, PT Indobaja Prima Murni, PT D-Prix, PT. Berkat Iman Mesin, PT Star Metal, PT Liga Landak Makmur, GENPRO, PT Cipta Agri Nusantara, PT Phonna Raya, PT Bahagia Jaya Sejahtera, dan CV Mandiri Garlica Pratama.
