TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Mandiri Tunas Finance Berharap OJK Turunkan Uang Muka Hinga 10 Persen

Nurdian Akhmad
5 September 2016 | 15:29
rubrik: Finance

Jakarta-Thebusinessnews. Manajemen PT Mandiri Tunas Finance memandang perlu untuk menurunkan ketentuan batasan minimal  uang muka pembiayaan kendaraan bermotor.Penurunan itu akan akan memberi ruang untuk peningkatan pertumbuhan  pembiayaan kendaraan bermotor

Harapan itu disampaikan Direktur Mandiri Tunas Finance, Harjanto Tjitohardjojo di Jakarta, Senin(5/9/2016).”Kalau OJK (Otoritas Jasa Keuangan )  menurunkan down payment ( uang muka ) menjadi 10 persen pun cukup positif,” harap dia.

Harjanto menjelaskan, dengan penurunan batasan minimal uang muka hingga 10 persen akan mendorong segmen bisnisnya yakni COP ( car ownership program ). Program ini jelasnya, merupakan pemberian kredit kendaraan dari perusahaan kepada karyawannya. ”Tapi dengan aturan OJK  uang muka minimal 20 persen program ini tidak jalan karena berat bagi perusahaan,” terang dia.

Padahal, kata dia,  Pada saat OJK (Otoritas Jasa Keuangan) belum membatasi uang muka, pihanya meluncurkan program uang muka 5 persen dan dapat menyumbang 7-8 persen dari pembiayaan kredit kendaraan bermotor.”Jadi program ini tergantung kebijakan OJK, “ terang dia.

Ia menjelaskan, industri pembiayaan kendaraan bermotor sangat pada kebijakan Otoritas Jasa Keuangan, kondisi makro ekonomi dan kebijakan pemerintah. Ia memberi contoh, dengan pemberlakuan peraturan pelat nomor ganjil-genap.”Dari pembicaraan kami dengan pelaku industri otomottif kebijakan ganjil-genap  akan berdampak pada penjualan kendaraan bermotor,” ungkap dia, namum dia tidak bisa merinci besaran tambahan penjualan kendaraan dari kebijakan itu.

Untuk diketahui Mandiri tunas Finance dengan kondisi pertumbuhan ekonomi saat ini  total pembiayaan hingga akhir tahun 2016 dapat mencapai  Rp 19 triliun walaupun target perseroan hanya Rp18.”Hingga Agutus 2016  total penyaluran pembiayaan telah mencapai Rp 12 triliun,” ujar dia. (az)

BACA JUGA:   Jangan Cuma Jadi Generasi Notifikasi, Ini Langkah Askrindo Sasar Gen Z Perkuat Penetrasi Asuransi
Previous Post

Mandiri Tunas Finance Tawarkan Kupon Obligasi 7,95%-8,7%

Next Post

Minimal Modal Perusahaan Efek Akan Naik Menjadi Rp 100 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR