Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diproyeksikan masih bergerak sideways.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (20/06/2024) memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini.
Bursa AS libur pada hari Rabu (19/6) untuk memperingati Juneteenth.
Pasar komoditas menunjukkan pergerakan yang cenderung menguat pada Rabu (19/6). Minyak WTI -0,02% ke USD 81,47/bbl, batu bara +0,82% ke USD 136/ton, CPO +0,95% ke MYR 3.920, dan emas -0,04% ke USD 2.342/toz.
Bursa Asia ditutup cenderung menguat pada Rabu (19/6). Kospi +1,21%, dan Nikkei 0,23%.
IHSG menutup sesi di level 6.726,9 (-0,12%) pada hari kemarin. Investor asing mencatatkan keseluruhan net sell Rp 709,7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 762,9 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 53,2 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBRI (Rp 369,5 miliar), BBCA (Rp 135,7 miliar), dan BMRI (Rp 101 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh TLKM (Rp 54 miliar), TPIA (Rp 38,8 miliar), dan AMMN (Rp 34,2 miliar). Top leading movers emiten BREN, TLKM, DSSA, sementara top lagging movers emiten BBCA, BBRI, GOTO.
Kospi (+0,12%) dan Nikkei (0,28%) dibuka menguat pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways, didukung mixed sentiment dari pasar global, regional, dan komoditas,” demikian tertulis.
