Jakarta-Thebusinessnews. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyetujui Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Perseroan Tahun Buku 2017 dan agenda lain-lain.
Direktur Utama KSEI, Friderica Widyasari Dewi menyampaikan dua program pengembangan strategis diharapkan dapat terealisasi pada tahun 2017 mendatang, yaitu penerapan e-Voting dan C-BEST Next Generation (C-BEST Next-G). E-Voting memungkinkan pemungutan suara saat RUPS dapat dilakukan pemilik Efek secara elektronik tanpa harus hadir di tempat pelaksanaan RUPS.
“Pengembangan fasilitas ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi investor yang terkendala waktu dan jarak apabila harus menghadiri beberapa penyelenggaraan RUPS dalam waktu yang bersamaan.” terang Friderica di Jakarta, Jumat(28/10/2016).
Ia menjelaskan, berdasarkan data KSEI pada tahun 2015, terdapat 50% hari bursa dalam setahun (120 hari) dimana RUPS telah diadakan secara bersamaan, serta 35% investor dari total keseluruhan jumlah investor, atau sebanyak 167.973 investor, yang memiliki lebih dari satu Efek.
“Ditargetkan pada tahun 2017, telah ada infrastruktur e-Voting yang diterapkan secara bertahap dengan didukungperaturan yang memadai,” kata Friderica Widyasari Dewi, Atas pengembangan e-Votingtersebut, Friderica memastikan telah ada anggaran khusus yang tercantum di RKAT Tahun Buku 2017 KSEI.
Terkait rencana pengembangan sistem utama KSEI yaitu C-BEST Next-G, pada tahun 2017 dialokasikan anggaran sebesar Rp 40 miliar dan pengembangannya ditargetkan selesai tahun depan. “Sistem utama KSEI generasi baru tersebut menerapkan teknologi terkini serta dapat mengakomodir standard message dengan format ISO20022 yang berlaku internasional. Selain itu kecepatan dan kapasitas yang ditingkatkan sekitar 6 kali lipat dari sistem saat ini, sehingga mampu menangani proses penyelesaian transaksi hingga 20.000 instruksi per menit,” ungkap Friderica.
Friderica berharap C-BEST Next-G dapat mengantisipasi peningkatan jumlah transaksi penyelesaian Bursa. Penerapan teknologi terkini pada C-BEST Next-G dapat diandalkan untuk penyelesaian transaksi yang lebih cepat dan akurat.
Di dalam Rencana Anggaran Tahunan Persero Tahun Buku 2017, diharapkan Pendapatan Usaha Perseroan akan meningkat sebesar 16% dari Rp336,98 miliar pada tahun 2016, menjadi Rp391,14 miliar di tahun 2017. Friderica menyatakan, “Hal tersebut sejalan dengan RKAT Bursa tahun 2017 yang menetapkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) sebesar Rp 8 triliun untuk tahun mendatang, serta menargetkan peningkatan jumlah Emiten baru sebanyak 35 perusahaan.” Lebih lanjut Friderica menjelaskan, untuk memastikan terealisasinya rencana strategis KSEI serta rencana pengembangan infrastruktur pasar modal lainnya, KSEI telah mengalokasikan kenaikan beberapa anggaran, salah satunya biaya konsultasi yang naik 42% dan biaya pengembangan usaha meningkat 6%.(az)