TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Lelang SUN Capai Rp57,2 Triliun, Sentimen Pasar Obligasi Masih Positif

Busthomi
24 July 2024 | 09:18
rubrik: Capital Market
SBN Positif, BNI Sekuritas Proyeksi Obligasi Ini Masih Menarik

Ilustrasi pasar obligasi. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Harga Surat Utang Negara (SUN) bergerak variatif pada sesi perdagangan kemarin.

Berdasarkan data dari PHEI, yield SUN Benchmark 5-tahun (FR0101) turun sebesar 1 basis poin menjadi 6,86%, dan yield SUN Benchmark 10-tahun (FR0100) naik sebesar 2 basis poin menjadi 6,99%.

Sementara data Bloomberg menunjukkan level yield curve SUN 10-tahun (GIDN10YR) tidak berubah di 7,00%. Level yield curve SUN 10-tahun saat ini masih in line dengan estimated range kami untuk minggu ini, yaitu di kisaran 6,83-7,10%.

Volume transaksi SBN secara outright tercatat sebesar Rp23,6 triliun kemarin, lebih tinggi dari volume transaksi di hari sebelumnya yang tercatat sebesar Rp11,2 triliun.

FR0100 dan FR0101 menjadi dua seri teraktif di pasar sekunder, dengan volume transaksi masing – masing sebesar Rp10,3 triliun dan Rp5,9 triliun. Sementara itu, volume transaksi obligasi korporasi secara outright tercatat sebesar Rp1,3 triliun.

Data DJPPR menunjukkan total incoming bid pada lelang SUN kemarin mencapai Rp57,2 triliun, lebih tinggi dibandingkan lelang SUN sebelumnya yang mencapai Rp48,4 triliun.

Dari ketujuh seri yang ditawarkan, total amount awarded oleh Pemerintah sebesar Rp22 triliun, sesuai dengan target indikatif.

Data Bloomberg menunjukkan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menguat tipis sebesar 0,04% dari level Rp16.220/ US$ di hari Senin menjadi Rp16.214/US$.

Perkiraan Pasar dan Rekomendasi (Rabu,24/7). Indikator global menunjukkan sentimen yang cenderung positif, tergambar dari penurunan yield US Treasury (UST).

Yield curve UST 5-tahun turun sebesar 2bp dari hari sebelumnya menjadi 4,15%, dan yield curve UST 10-tahun turun sebesar 1bp menjadi 4,25%.

Sementara Credit Default Swap (CDS) 5-tahun Indonesia turun sebesar 2bp menjadi 73bp.

“Dengan mempertimbangkan kondisi pasar yang didiskusikan di atas, kami melihat adanya potensi peningkatan volatilitas pada harga dan yield dari instrumen SBN berdenominasi Rupiah,” ungkap rilis harian dari BNI Sekuritas, Rabu (24/7/2024).

BACA JUGA:   IHSG Naik Tipis

“Berdasarkan valuasi yield curve, kami memperkirakan bahwa obligasi berikut akan menarik bagi para investor: FR0081, FR0084, FR0101, FR0082, FR0087, FR0085, FR0073, FR0054, FR0058, FR0096, FR0100,” pungkasnya.

Tags: lelang SUNpasar obligasipasar SUNsurat utang
Previous Post

Pembukaan Perdagangan, IHSG di Zona Merah

Next Post

Lagi, FIFGROUP Hadir Dukung Event F8 Makassar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR