Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (15/08/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Pada penutupan Rabu kemarin, pasar AS bergerak menguat. Dow Jones +0,61%, S&P 500 0,38%, dan Nasdaq 0,03%. S&P 500 ditutup menguat selama 5 hari berturut dikarenakan inflasi yang cenderung turun dan meningkatkan ekspektasi rate cut.
Pasar komoditas terpantau mayoritas melemah Rabu kemarin. Harga minyak WTI -1,73% ke level USD 77,33/bbl, harga minyak Brent -1,15% ke level USD 79,76/bbl, harga batubara -0,78% di level USD 145,8/ton, dan CPO +0,98% ke level MYR 3.725. Harga emas terpantau melemah 0,69% ke level USD 2.447/toz.
Bursa Asia bergerak beragam Rabu kemarin (8/14). Kospi +0,87%, Hang Seng -0,35%, Nikkei +0,58% dan Shanghai -0,60%.
IHSG ditutup menguat 1,08% ke level 7.436,0. Investor asing kemarin mencatatkan keseluruhan keseluruhan net buy sebesar Rp 578 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 874,3 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 296,3 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BMRI (Rp 230,4 miliar), AMRT (Rp 100,6 miliar), dan INDF (Rp 47,8 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak ASII (Rp 55,3 miliar), FREN (Rp 13,6 miliar), dan PTPP (Rp 13,5 miliar). Top leading movers emiten BREN, BBRI, AMMN, sementara top lagging movers emiten BBCA, DSSA, MBMA.
Pagi ini, Kospi libur dikarenakan hari pembebasan, dan Nikkei mencatatkan menguat 0,11%. “Kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, dikarenakan menguatnya pasar AS dan dan kembali berlanjutnya aksi beli investor asing diprediksi akan menjadi sentimen positif,” demikian tertulis.
