TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kado Spesial di HUT ke-79 RI, 17 Agustus 2024 Produksi Migas Mencapai Titik Tertinggi di 2024

Albarsyah
18 August 2024 | 18:42
rubrik: Business Info
Kado Spesial di HUT ke-79 RI, 17 Agustus 2024 Produksi Migas Mencapai Titik Tertinggi di 2024

Jakarta, TopBusiness – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) mencatat hasil produksi minyak dan gas bumi Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2024  mencapai titik tertinggi sepanjang tahun 2024 dengan produksi minyak 607.816 barrel minyak per hari (BOPD) dan gas 7.212 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

“Pencapaian ini menegaskan komitmen para pelaku industri hulu migas, termasuk seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk mencapai target yang telah ditetapkan Pemerintah dan mendukung ketahanan energi nasional sebagai kado bagi HUT ke-79 kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Suryodipuro di Jakarta, Minggu (18/8).

Hudi menambahkan bahwa  rekor produksi minyak dan gas tersebut menjadi momentum yang sudah ditunggu-tunggu sekaligus menjadi jawaban atas kekhawatiran bahwa produksi minyak dan gas akan terus turun. “Ini adalah wujud nyata dari komitmen SKK Migas dan KKKS untuk terus melakukan upaya-upaya terbaik agar bisa memberikan kado spesial di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan tahun ini”, imbuhnya.

“Mengapa baru kami sampaikan sekarang, karena pencatatan produksi minyak untuk tanggal 17 Agustus 2024 hingga pukul 23.59 dari setiap KKKS yang dilaporkan ke SKK Migas mulai tadi pagi seluruhnya tuntas pada siang hari ini, sehingga kado special ini baru dapat kami sampaikan sekarang”, terang Hudi.

Peningkatan produksi ini tidak terlepas dari berbagai upaya yang telah SKK Migas dan KKKS lakukan untuk menggenjot produksi minyak bumi, termasuk melalui optimalisasi sumur-sumur yang telah berproduksi. Sebagai contoh, melalui pengeboran lapisan baru pada lapangan migas yang sama (inflil clastic) seperti yang dilakukan oleh ExxonMobil Cepu Limited di proyek Banyu Urip Infill Clastic (BUIC) serta realisasi salur gas yang meningkat kepada konsumen sehingga produksi gas dapat digenjot secara optimal. 

BACA JUGA:   Inovasi SMGR, Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif Semen

“Dampak positif dari masifnya pemboran sumur pengembangan mulai memberikan hasil, dan kami optimis produksi minyak yang menggembirakan ini dapat kami pertahankan hingga akhir tahun, mengingat saat ini kami terus menggenjot penyelesaian pemboran sumur pengembangan yang ditargetkan bisa mencapai 932 sumur hingga akhir 2024”, terang Hudi.

Selain mengoptimalkan pemanfaatan sumur-sumur yang telah beroperasi, SKK Migas dan KKKS juga terus berupaya untuk mengeksplorasi sumber-sumber migas baru. Penemuan dua sumur gas bercadangan besar di Selat Makassar dan perairan utara Pulau Sumatera akan memperkuat industri hulu migas sebagai salah satu pilar ketahanan energi nasional. 

Lebih lanjut Hudi menyampaikan, ”Optimalisasi sumur-sumur yang telah ada serta penemuan sumur-sumur baru tersebut semakin menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki potensi besar di sektor investasi migas. Kami terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan lain, termasuk pemerintah, untuk mempercepat pengembangan penemuan-penemuan tersebut agar dapat segera berproduksi.” 

Untuk memperkuat upaya mewujudkan ketahanan energi, SKK Migas juga mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan daya tarik investasi hulu migas Indonesia, termasuk melalui penyederhanaan regulasi investasi, pemberian insentif perpajakan, serta perubahan skema bagi hasil. Selain akan mampu mengelola cadangan migas, masuknya para investor global akan terus membawa manfaat bagi penerimaan negara dan manfaat berganda.

Tags: skk migas
Previous Post

Pertamina Geothermal Sebar 280-an Juta Lembar Saham ke Karyawan, Ini Harganya

Next Post

Penjualan Properti Hunian Primer: Turun dari 31% ke 7%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR