Jakarta, TopBusiness – Manajemen PT Semen Gresik atau SG berkomitmen untuk terus memperhatikan aspek lingkungan dalam setiap proses bisnisnya. Karena itu, perusahaan mentargetkan tahun ini mampu mendapatkan proper emas dengan dibarengi peningkatan kinerja karyawan.
Saat sesi pendalaman materi presentasi bertema Kepemimpinan untuk Keberlanjutan: Integrasi dan Implementasi GRC, ESG, dan SDGs, Direktur Utama SG Muchamad Supriyadi mengakui bahwa pihaknya tengah berupaya untuk mencapai target proper emas. “Memang target kami untuk pencapaian proper tahun 2024 ini adalah emas. Kami sedang menata, menyiapkan diri,” ujarnya, di hadapan Dewan Juri TOP GRC Awards 2024, yang berlangsung secara dalam jaringan melalui aplikasi rapat zoom, di Jakarta, hari ini.
Diakui, pihaknya saat ini tetap mengupayakan yang terbaik dan menyempurnakan poin-poin penilaian sehingga mencapai target proper emas dengan melalui satu kata kunci yaitu mengkaitkan dengan risiko bisnis. “Saat ini prosesnya sedang biru, nanti September-Oktober akan hijau, dan ujung-ujungnya di Bulan Desember. Kami tentu mengupayakan yang terbaik. Caranya apa? Kata kuncinya adalah risiko dari apa bisnis kami, istilahnya mengenai hotspot,” ungkap dia.
Lanjut Supriyadi menjelaskan tentang tahapan-tahapan yang harus dilakukan. “Jadi setiap tahapan proses, ada hotspotnya yang dibuat. Itu yang kami lakukan mitigasinya dan keterkaitannya kepada kita. Mulai dari company, sampai pada lingkungan dan kembali lagi kepada perusahaan. Apa itu? Salah satunya terkait dengan pemanfaatan lahan sebelum penambangan, dimana itu kita manfaatkan untuk dikelola oleh masyarakat sekitar. Nanti setelah selesai dan dibutuhkan penambangannya maka diinformasikan dan dikembalikan lagi. Itu bagian-bagian bagaimana kita melakukan social innovation,” paparnya.
Sementara itu, Abdul Manan selaku Kepala Departement Komunikasi dan Legal – Sekretaris Perusahaan SG, menjelaskan terkait dengan dampak ESG terhadap resilient bisnis. Disebutkan ada beberapa faktor seperti faktor environment. “Perusahaan mendapatkan pengakuan sebagai perusahaan yang memperhatikan aspek lingkungan dalam kegiatan operasionalnya, dibuktikan dengan mendapatkan penghargaan Industri Hijau Level 5, Proper Hijau, Good Mining Practices Awards, Subroto Awards (Kementerian ESDM),” kata dia.
Kemudian, perusahaan memperoleh efisiensi dari pemanfaatan limbah B3 dan limbah non B3 berupa pendapatan Polluter Pay dan substitusi bahan baku/bahan bakar.
Lalu, lanjutnya, ada faktor sosial. “Timbulnya loyalitas dan keterikatan karyawan terhadap perusahaan yang ditunjukkan dengan nilai employee engagement survey sebesar 5,21 (sangat baik) sehingga mendukung realisasi capaian kontrak manajemen di atas target,” ujarnya.
Selain, kepercayaan konsumen atas produk Semen Gresik dapat terjaga sebagaimana perolehan penghargaan Gold Champion, Indonesia WOW Brand 2023. Lalu, ada dukungan dari stakeholders atas operasional perusahaan (Social License to Operate) ditunjukkan dengan pencapaian indeks kepuasan masyarakat sebesar 88,03 persen dengan kategori Sangat Baik.
Abdul Manan menyebut ada juga faktor governance. “Perusahaan telah mengimplementasikan GRC yang di dalamnya memuat aspek-aspek ESG yang ditunjukkan dengan capaian GCG Score dan RMI (risk maturity index) yang selalu mengalami kenaikan selama 3 tahun terakhir,” ucap dia.
Kemudian, perusahaan telah mematuhi seluruh peraturan yang berlaku sehingga tidak terdapat pengenaan sanksi yang dapat menghambat operasional perusahaan.
Menyinggung terkait nilai employee engagement survey sebesar 5,21 berkategori sangat baik, Fardhi Sjahrul Ade sebagai Direktur Keuangan & SDM menyatakan angka 5,21 dari skala enam. Dia mengungkapkan, sebelumnya perusahaan mentargetkan pada angka lima. “Sebetulnya survei modelnya, metodenya semua itu penting untuk mengukur seluruh anak usaha. Dari enam, kita alhamdulillah (capai) target 5,21. Hasil yang menggembirakan,” tutur dia.
Dijelaskan, pencapaian nilai tersebut adalah bukti atas rasa memiliki karyawan terhadap perusahaan. “Ini adalah sense of belongings dari para karyawan terhadap perusahaan. Kenapa ini penting? Karena kita melihat dengan rasa memiliki yang tinggi, keterlibatan mereka untuk terus mengembangkan perusahaan. Bagaimana mereka bersama kita mengejar-ngejar target yang sudah diberikan oleh holding, terutama target dari pemegang saham. Penting sekali karyawan ini bisa bersatu. Bersatu dalam arti mereka engaged dengan semuanya untuk mengejar target perusahaan,” ungkap dia.
