Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Senin (26/08/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Jumat (23/8). Dow +1,14%, S&P 500 1,15%, dan Nasdaq 1,47%. Pasar AS ditutup menguat karena setelah pernyataan Gubernur Fed Jerome Powell yang memberikan sinyal akan adanya pemangkasan suku bunga.
Pasar komoditas terpantau mayoritas menguat Jumat kemarin (23/8). Harga minyak WTI +2,48% ke level USD 74,83/bbl, Brent 2,33% ke level USD 79,02/bbl, batubara -0,82% di level USD 144,8/ton, dan CPO +1,12% ke level MYR 3.869. Harga emas terpantau menguat 1,06% ke level USD 2.512/toz.
Bursa Asia bergerak beragam Jumat kemarin (23/8). Kospi -0,22%, Hang Seng -0,16%, Nikkei +0,40% dan Shanghai 0,20%.
IHSG ditutup menguat 0,74% ke level 7.544,3. Investor asing kemarin mencatatkan keseluruhan net buy Rp 2.935,2 miliar.Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 223,8 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 2.711,4 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBNI (Rp 175,2 miliar), BBRI (Rp 153,9 miliar), dan ASII (Rp 75,1 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BMRI (Rp 177,3 miliar), BBCA (Rp 74,7 miliar), dan BREN (Rp 73,6 miliar). Top leading movers emiten BBRI, BBNI, ASII, sementara top lagging movers emiten TPIA, BYAN, AMRT.
Pagi ini, Kospi tercatat menguat 0,56%, sementara Nikkei mencatatkan pelemahan 0,53%. “Kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, dikarenakan menguatnya pasar AS dan komoditas,” demikian isi laporan.
