TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kaltim Melati Bhakti Satya Yakin dengan Peluang Bisnis

Agus Haryanto
29 August 2024 | 20:38
rubrik: Event
Kaltim Melati Bhakti Satya Yakin dengan Peluang Bisnis

Jakarta, TopBusiness – PT Kaltim Melati Bhakti Satya (Perseroda) atau disingkat KTMBS Provinsi Kalimantan Timur meyakini peluang bisnis ke depannya akan lebih terbuka luas, seiring dengan transformasi yang tengah dijalankan.

Dalam konteks meraih peluang pangsa pasar yang terbuka luas, manajemen KTMBS menempatkan tiga pilar dalam menjalankan transformasi bisnis, dibarengi dengan penguatan environmental, social, juga governance, risk management and compliance (ES-GRC) bahkan Sustainable Development Goals (SDGs).

Direktur Utama KTMBS Aji Abidharba Hakim menyinggung soal transformasi bisnis yang dilaksanakan perseroda dalam rangka menciptakan keberlangsungan bisnis dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham hingga pemangku kepentingan.

Dalam proses penjurian yang berlangsung secara virtual melalui aplikasi rapat zoom, di Jakarta, hari ini, Abi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas nilai tambah yang diberikan oleh Dewan Juri TOP GRC Awards 2024. “Atas nilai tambah yang diberikan, kami merasa sangat senang dan berterima kasih. Karena itu bisa memperkaya dan kemudian menjadikan catatan bagi kami untuk perkembangan KTMBS ke depannya,” ujar Abi.

Lantas Abi menyatakan pendapat terkait peluang bisnis perseroda di kemudian hari, lantaran memiliki talenta sumber daya manusia, selain pengembangan aktivitas bisnis dari yang sudah ada. “Jadi seperti yang disampaikan sebelumnya tadi, bahwa kami merasa ada peluang yang besar, begitu. Peluang yang besar dari sisi eksternal KTMBS, satu sisi. Dari sisi internal, kami juga memiliki kekuatan sebagai BUMD yang tertua di Kaltim, dan apalagi sebagai bisnis aneka usaha,” ungkap dia.

Dalam pandangan Abi, sejatinya kegiatan bisnis perseroda terlandaskan pada tiga pilar, yang dalam hal ini pilar pertama adalah human capital. “Kami menganggap bahwa dalam proses transformasi ada tiga pilar penting yang memang harus jadi penguatan di kami, terutama kaitannya dengan human capital. Bagaimana sumber daya manusia yang ada di KTMBS, itu harus sudah siap menghadapi semua tantangan yang ada, supaya bisa bersama-sama ke depan untuk menjadi perusahaan milik pemerintah daerah yang benar-benar kokoh, kuat dari sisi SDM. Dan itu sudah kami lakukan kaitannya dengan peningkatan-peningkatan kapasitas SDM yang ada melalui pelatihan dan pendidikan,” beber dia.

BACA JUGA:   Komitmen pada Keberlanjutan, PT Semen Padang Tetap Berkibar di Usia 112 Tahun

Selanjutnya, Abi menjelaskan pilar kedua. “Di lain sisi bagaimana kami bertransformasi bisnis. Karenanya, bagaimana kami bisa menciptakan bisnis-bisnis baru di luar penyertaan modal daerah, yang semuanya kebetulan secara langsung belum bisa kita optimalkan, tapi bisa menyelesaikan masalah. Kalau kita berkutat pada penyelesaian masalah yang ada, maka justru berada di tempat. Oleh sebab itu, harus bisa melakukan transformasi bisnis berkaitan dengan bisnis-bisnis baru,” paparnya.

Bahkan Abi sangat bersyukur atas capaian yang telah terjadi.  “Alhamdulillah, sudah berproses dan berjalan. Dan ke depannya kami yakin bisa mencapai transformasi bisnis sebagaimana diharapkan,” tambah dia.

Ditambah lagi dengan penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam menerapkan proses bisnis. “Dan berikutnya berkaitan dengan teknologi. Bagaimana kami berupaya untuk selalu menghadirkan teknologi dalam semua kegiatan aktivitas usaha sehingga proses dari awal sampai kontrolnya pun kita mengandalkan teknologi. Jadi, kita harapkan, kita tidak mungkin menafikan teknologi sebagai bagian khususnya transformasi yang ada di KTMBS,” ucapnya.

Tak terkecuali, dirinya mengakui betapa besar peran penerapan tata kelola perusahaan yang baik, dengan memitigasi risiko hingga mengintegrasikan dengan tanggung-jawab sosial dan lingkungan serta tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) guna menciptakan keberlangsungan bisnis perseroda.  “Dan tak lupa ES-GRC. Saya lebih sukanya menyebut ES-GRC, karena ada soal environmental, social responsibility, governance, risk and compliance, sebagai bagian dari setiap aktivitas dari awal sampai akhir melibatkan ES-GRC. Kepentingan-kepentingan daerah juga kami dukung, melalui SDGs yang ada. Kami harapkan, keberadaaan KTMBS itu tidak hanya menciptakan bisnis-bisnis baru, tapi juga membantu pemerintah dalam mencapai percepatan pembangunan dan percepatan kebijakan perekonomian yang ada,” kata Abi.

Previous Post

Wow! BTN Siapkan Dukungan Pembiayaan 150 Ribu Rumah Rendah Emisi

Next Post

UNTAR Punya Rektor Baru, Menuju World Class University

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR