Jakarta, TopBusiness – Menjelang acara puncak TOP GRC Awards 2024, Majalah TopBusiness hari ini, Rabu (4/9/2024), menyelenggarakan webinar TOP GRC Awards 2024. Webina yang mengambil tema ”Leadership For Sustainable Impact: GRC, ESG, and SDGs” dihadiri ratusan peserta yang mewakili perusahaan finalis TOP GRC Awards 2024.
TOP GRC Awards adalah kegiatan pembelajaran bersama tentang Governance, Risk, & Compliance (GRC) sekaligus apresiasi atau pemberian penghargaan kepada perusahaan yang dinilai berkinerja baik dan telah menerapkan GRC dalam pengelolaan usaha bisnisnya.
Kegiatan TOP GRC Awards diselenggarakan setiap tahun sejak 2019 oleh majalah Top Business bekerjasama dengan Asosiasi GRC Indonesia, IRMAPA (Indonesia Risk Management Professional Association), ICoPI (Institute Compliance Professional Indonesia), dan PaGi (Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia), serta didukung oleh beberapa perusahaan konsultan Bisnis, dan GRC, serta Akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Padjadjaran Bandung.
Kegiatan TOP GRC Awards 2024 merupakan satu rangkaian kegiatan dengan GRC Summit 2024 yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 22-23 Agustus 2024 lalu.
Kegiatan Webinar TOP GRC Awards 2024 diisi dengan kegiatan sharing dari praktisi dan eneliti GRC , sekaligus anggota dewan juri TOP GRC Awards 2024, Subramaniam Anbanathan. Dia membawakan materi berjudul “ Metode dan Teknik Penerapan Kebijakan GRC”.
Selain itu ada sharing dari kandidat penerima penghargaan TOP GRC Awards 2024, antara lain Rivan A Purwantono (Direktur Utama PT Jasa Raharja), Renova Viscky (VP Risk Management, GCG and Sustainability PT Bumi Resources Tbk), Isti Putri Rizqiah (Manager Hukum Kepatuhan & Manajemen Risiko PT Haleyora Power), serta Tri Susanto (Direktur Utama PT Pelayaran Bahtera Adiguna).
Saling Berbagi Ilmu dan Wawasan
Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Penyelenggara Webinar TOP GRC Awards 2024 sekaligus Pemimpin Redaksi Majalah TopBusiness, M Lutfi Handayani MM MBA. Menurut dia, kegiatan webinar ini merupakan salah satu sarana untuk bisa saling berbagi ilmu, berbagi wawasan, berbagi pengalaman, dan berbagi semangat antarsesama perusahaan peserta TOP GRC Awards.
“Kegiatan TOP GRC Awards 2024 merupakan kegiatan pembelajaran bersama tentang governance, risk dan compliance, sekaligus kegiatan pemberian apresiasi atau penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai telah berkinerja baik dan telah menerapkan GRC secara efektif dan berkualitas dalam pengelolaan bisnisnya,” ujar Lutfi dalam sambutannya.
Menurut dia, tujuan dari kegiatan webinar ini untuk menjadi sarana pembelajaran bersama dalam meningkatkan implementasi GRC guna mendukung peningkatan tumbuh dan kembangnya kinerja bisnis perusahaan secara berkelanjutan.
“Kedua, kita bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang inovasi dan keberhasilan implementasi GRC di Indonesia ,” tuturnya.
Ketiga, kata Lutfi, para peserta bisa belajar bersama bagaimana GRC yang merupakan sebuah sistem itu bisa diwujudkan dalam sebuah kebijakan yang nanti bisa diimplementasikan dan dirasakan manfaatnya untuk kemajuan bisnis perusahaan agar tumbuh berkelanjutan.
Lutfi menambahkan, banyak pembelajaran yang akan didapat peserta webinar dari para pemateri, terutama terkait sistem dan infrastruktur GRC, tantangan implementasi GRC, inovasi-inovasi digital untuk mendukung operasional bisnis dan implementasi GRC.
“Dan tentu bagaimana membangun GRC untuk memunculkan ketahanan dan kelincahan bisnis sehingga bisa mencapai tujuan yakni kinerja bisnis yang berprinsip. Harapannya semakin banyak pembelajaran bersama, Insya Alloh kualitas dan efektivitas imeplementasi GRC kita akan semakin meningkat sehingga bisa mendukung bisnis kita untuk terus tumbuh berkelanjutan dalam jangka panjang,” paparnya.
Terkait tantangan bisnis ke depan yang juga bisa memunculkan ketidakpastian, kata Lutfi, pendekatan GRCjuga terus mengalami perubahan dan penyempurnaan dari waktu ke waktu. Karena itu, GRC tidak hanya menjadi protecting value tapi juga bisa menjadi creating value atau produce value bagi perusahaan.
“Banyak sekali teknologi digital yang digunakan dan sekarang sudah berbasis artificial intelligent dengan tersedianya kualitas informasi yang baik untuk mendukung implementasi GRC,” tuturnya.
